Skip to main content

Mengatasi Anak yang Takut Berenang


Anak saya, Vito, termasuk anak yang sangat aktif. Kegemarannya selain bersepeda adalah berenang. Untuk jadwal kegiatan renang, ia mengikutinya seminggu sekali (ekstrakurikuler) di sekolah.

Saat ini Vito memang belum benar-benar bisa berenang, masih tahap pengenalan dasar, pada saat masuk ke kolam yang agak dalam masih dibantu menggunakan pelampung tangan. Vito suka bermain air, tapi sebetulnya sangat tidak suka kepalanya basah. Lha, jadi gimana renangnya? Vito selalu menaggahkan kepalanya dan membiarkannya tetap berada di atas permukaan kolam saat berenang.


Ternyata penyebabnya itu bisa jadi karena sejak bayi saya tidak membiasakan mengguyur kepala Vito pada saat mandi dan keramas, jika keramas saya menanggahkan kepalanya dan ia dikeramas ala-ala salon. Itu yang membuat Vito ketika renang sangat takut kalau diminta menyelamkan kepalanya ke dalam air. Namun, sekarang Vito mulai dibiasakan mandi dan keramas dengan mengguyur kepalanya sendiri, awalnya memang tidak biasa dan harus selalu sedia handuk karena setelah wajah dan kepalanya basah segera  ia keringkan. Vito berpikir ia akan sulit bernapas karena air, namun lama kelamaan semua aman-aman saja dan Alhamdulillah sudah mulai terbiasa. Sejak awal pertemuann ia sudah menunjukkan sedikit demi sedikit kemajuan, karena pada saat berenang tentu saja Vito (mau tidak mau) harus membiasakan membasahi seluruh tubuh dan kepalanya. 

Di tahap pengenalan, anak-anak masih diberikan pelajaran dasar renang. Semuanya dilakukan dengan suasana menyenangkan. Selain itu harus bertahap dari dangkal kecil ke kolam yang dalam. Anak-anak pada dasarnya suka tantangan, asal mereka merasa aman maka mereka akan mengeksplor lebih jauh lagi kemampuan dan keberaniannya. Pada saat mereka mulai belajar berani masuk ke kolam yang lebih dalam tentu harus tetap dengan pendampingan.

Berenang itu banyak manfaatnya. Untuk orang tua yang anaknya takut berenang, baiknya anak diperkenalkan secara bertahap, jangan dipaksakan. Jika anak merasa aman pada tahapan awal, ia akan menggali kemampuannya lebih. Renang itu ternyata banyak manfaatnya, mulai dari meningkatkan kemampuan fisik anak, menjaga keseimbangan tubuh, menstimulasi motorik anak, untuk melatih pernapasan, dan masih banyak lagi. Dalam Islam salah satu olah raga yang disarankan Rasulullah selain memanah dan berkuda, yaitu melatih anak berenang.

Comments

  1. Iya bener, saya aja sampe sekarang masih belum mahir berenang padahal udah setua ini :( *hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak Ipeh,

      Ga ada kata terlambat untuk belajar dan memulai, banyak juga kok temen-temen yang masih belajar dan akhirnya mahir. Hehehe

      Makasih udah mampir ya,

      Salam,
      Zia

      Delete
  2. Alhamdulillah, jadi sekarang Vito sudah terbiasa membasahkan dan bahkan menenggelamkan/menyelam kepalanya saat berenang ya, Mba? Kalo anakku dulu, emang suka banget sama air, kalo lihat air [kolam, sungai, laut] bawaannya mau nyebur ajah! Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah udah ada perkembangan mak Al, tapi belum benar-benar mau menenggelamkan kepalanya ke air, masih dilatih sama dibiasakan dengan air. Hehehe

      Padahal bunda sama ayahnya udah kayak ikan aja, liat air langsung pengen nyelem. hihihi

      Makasih udah mampir ya, mak Al. :*

      Salam hangat,
      Zia

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Buah sebagai Camilan Sehat

sumber gambar Membiasakan pola hidup sehat salah satunya adalah dengan memerhatikan asupan makanan yang kita konsumsi. Hal yang sederhana dan enak untuk memulai hidup sehat bisa dengan camilan buah segar. Buah-buahan memberikan banyak manfaat pada kesehatan tubuh. Kita bisa membuat berbagai camilan sehat yang berbahan buah-buahan. Tahukah bahwa orang yang makan lebih banyak buah dan sayur memiliki penurunan risiko penyakit kronis? Buah-buahan dapat memberikan nutrisi penting bagi pemeliharaan tubuh. 

Sosialisasi Literasi Media Digital

Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai literasi media, mari kita simak apa definisinya secara umum, literasi media merupakan kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan isi pesan media (Livingstone, 2004). Saat kita perlu memahami lebih dalam mengenai literasi media khususnya yang berbasis digital. Terlebih generasi muda kita sudah sangat dekat dengan teknologi digital yang sudah berkembang pesat. Sebagai orang tua tentu kita tidak boleh ketinggalan atau kehilangan langkah kita dalam mengikuti perkembangan zaman. Anak harus tetap dalam pengawasan dan pendampingan kita dimana pun kita berada.