Skip to main content

Posts

Kenapa Kiara Artha Park Masih Jadi Favorit?

Ngomongin Bandung memang nggak akan pernah ada habisnya. Buat yang ingin hangout bareng keluarga atau jalan-jalan santai sendirian, Bandung punya satu destinasi yang mungkin bisa diandalkan: Kiara Artha Park. Meskipun sudah bukan tempat yang "baru banget", jujur aja, taman ini tetap jadi hidden gem di pusat kota Bandung yang pas banget buat refreshing .  Buat saya pribadi yang biasanya sibuk mengurus pekerjaan dan bisnis, mampir ke sini tuh rasanya kayak healing tipis-tipis di tengah kota Bandung. Saya punya jadwal rutin mampir ke sini, terutama kalau sudah waktunya cuci kendaraan. Kebetulan saya melanggan ke salah satu carwash yang ada di Kiara Artha Park.  Oh iya, masuk ke area utama Kiara Artha ditarif tiket per/orang dewasa Rp 5.000 (sekali masuk) / Rp 10.000 (bisa keluar masuk area utama) dan untuk anak di bawah 5 tahun gratis. Biaya ini masih terbilang terjangkau dan murah meriah. Kita bisa menikmati fasilitas ruang terbuka yang cukup nyaman untuk bersantai. Apa Sih ya...
Recent posts

Ziarah ke Karang Anyar (Makam Para Boepati Bandung)

Pernah dengar istilah pareumeun obor ? Dalam budaya Sunda, ini ibarat kita kehilangan arah karena nggak tahu silsilah keluarga sendiri. Itulah kenapa, pesan Ibu selalu terngiang: "Kenali leluhurmu, supaya kamu tahu siapa dirimu." Baru-baru ini, saya dan keluarga menyempatkan diri ziarah ke Makam Para Bupati Bandung di Jl. Karang Anyar (belakang Pendopo/Alun-alun). Tempat ini bukan sekadar pemakaman, tapi "rumah" bagi para perintis Bandung.

Lebaran 2026 (Part 1): Keseruan Halal Bi Halal dan Kumpul Keluarga

Di keluarga besar Ibu saya, Hari Raya adalah acara tahunan yang dirancang sedemikian rupa agar memberikan kesan yang spesial. Penasaran bagaimana keramaiannya? Intip rangkaian acaranya yang seru habis.

Lebaran 2026 (Part 2): Tradisi, Rindu, dan Tenangnya Saguling

Lebaran selalu punya magnet tersendiri buat saya dan keluarga. Rasanya, ini adalah momen yang paling ditunggu-tunggu sepanjang tahun. Seperti ritual wajib, hari kemenangan kami dimulai dengan hangatnya kebersamaan: berangkat salat Ied bareng, momen maaf-maafan, sampai "perang" ketupat dan opor ayam di meja makan. Setelah itu? Tentu saja maraton silaturahmi ke rumah keluarga besar.

Nostalgia dengan Taman Bacaan Tertua di Bandung (TB Hendra)

Disadari atau ngga, waktu cepet banget berlalu. Flashback ke puluhan taun lalu, saat saya masih SMA suka banget main ke radio-radio dan taman bacaan yang ada di Bandung. Waktu itu belum ada sosial media dan circle/ komunitas online, waktu luang dan main banyaknya ya ngebolang. Dari dulu hobby baca buku, novel, dan komik. Ngga ada gawai, jadi di angkutan umum pun ya baca buku, apalagi perjalanan sekolah saya sangat panjang (rumah di Bandung Timur - sekolah di Bandung utara) seringnya dimanfaatkan dengan baca buku. Ngomong-ngomong tentang baca buku, dulu tongkrongan yang dicari di Bandung itu taman bacaan. Bagi saya pribadi ada salah satu tempat yang cukup melekat, Taman Bacaan Hendra (TB Hendra). Waktu itu kalau mau baca masih ngantri banget, seiring waktu dan perkembangan zaman, dengan adanya smartphone , perlahan taman bacaan mulai melengang. Selain karna pergeseran zaman, minat baca pun banyak yang berpindah ke gadget , sebagian orang memilih membaca di ebook, tapi saya tetap lebi...

Pentingnya Digital Marketing untuk UMKM

Dalam era perkembangan teknologi seperti sekarang, keberadaan digitalisasi sangat penting bagi keberlangsungan bisnis, terutama UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Saya adalah pegiat UMKM yang selama 4 tahun ini fokus membangun usaha di beberapa sektor, salah satunya adalah agribisnis, My Berry Farm .  Bisnis yang saya jalankan memiliki jangkauan pemasarannya yang luas, hal ini tidak luput karena adanya optimasi digtitalisasi. Selain itu dengan memperdalam ilmu bisnis di magister manajemen, saya mempelajari lebih luas tentang kewirausahaan dan tentunya pemasaran. Berbekal pengalaman praktikal dan ilmu akademik yang teorinya sudah saya aplikasikan ke dalam usaha yang saya bangun, maka pada kesempatan ini saya sangat antusias berbagi ilmu dan pengalaman dengan pelaku UMKM khususnya yang ada di kota Bandung. Pada Minggu, 29 September 2024 saya mengadakan Pelatihan Digital Marketing untuk para pelaku UMKM yang baru merintis bisnisnnya atau bagi yang belum memanfaatkan teknologi dig...

Mencintai Lingkungan Melalui Digitalisasi

Saya mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak mengotori lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan belajar mengelola serta memilah sampah atau bahan daur ulang. Sesederhana itu! Mencintai lingkungan dan mengajarkannya kepada anak berarti kita berperan serta menjaga alam untuk warisan bagi generasi penerus. Pembiasaan akan kesadaran lingkungan sejak kecil membuat anak saya lebih sadar terhadap lingkungan, sekarang ia sudah beranjak dewasa, hal tersebut begitu melekat di dalam dirinya.  Mencintai lingkungan tentu harus dilatih sejak dini dengan berbagai cara. Pernah kah terlintas untuk mengajarkan anak mencintai lingkungan melalui digitalisasi? Selain pastinya harus diajarkan secara langsung, ternyata kita juga bisa lho memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Anak-anak zaman sekarang sangat akrab dengan teknologi, jadi memanfaatkan minat mereka untuk tujuan edukasi adalah cara yang cerdas.