22 November 2021

Bimbel Online Tambahan untuk Anak di Masa Pandemi, Perlu kah?

Masa pandemi seperti sekarang ini anak-anak diberikan pembelajaran (sekolah) secara daring. Dengan berkurangnya lonjakan kasus dan beberapa zona dinyatakan sudah lepas dari zona merah, maka aturan PTM terbatas mulai diberlakukan. Memang terjadi banyak dilema, selama hampir dua tahun ini sekolah dialihkan ke daring. Pastinya ancaman Covid-19 ini memang tidak bisa disepelekan. 

Banyak tantangan yang dihadapi oleh semua pihak baik orang tua, murid, ataupun guru selama sekolah full daring. Kalau kata mas Menteri Nadiem Makarim sekolah daring banyak dikeluhkan karena terjadi peningkatan ketimpangan dalam dunia pendidikan, ini dikarenakan adanya kesenjangan seperti adanya keterbatasan akses internet sampai ketersediaan gawai untuk penunjang belajar. Selain itu, hal yang menjadi PR terbesar anak-anak saat ini adalah pendidikan karakter, numerasi, dan literasi. 

Terkadang hambatannya belajar secara daring bukan hanya karna akses internet yang terbatas atau gadget yang tidak memadai. Beberapa kendala sekolah daring yang saya rasakan dan alami: 

  • Teknis Pembelajaran 

Sering kali jadi masalah untuk anak-anak. Sekolah/ pembelajaran daring haruslah dibuat secara efektif dan efisien dengan silabus yang menarik dan sederhana. Selain itu guru juga memang harus dituntut bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, agar saat belajar online berjalan baik dan lancar, apabila gagap teknologi, biasanya kelas tidak terlaksana dan anak-anak hanya diberikan tugas saja. 

  • Waktu Belajar Terbatas 

Selain itu kendala waktu belajar yang sangat singkat membuat anak-anak terkadang kurang memahami pelajaran, bahkan anak sekarang cenderung pasif apabila tidak mengerti mereka kurang gereget effort untuk bertanya. 

  • Mudah terdistraksi 

Anak saya saat ini kelas 7, sudah belajar mandiri. Terkadang saat sedang belajar online, untuk menghilangkan kebosanan daring, biasanya anak-anak malah kurang memperhatikan, terdistraksi dengan membuka tab lain dan Googling, nonton video, buka aplikasi atau program, bahkan ada yang mabar (main game bareng). Untuk hal ini saya sangat concern dan disiplin, anak dibantu, dibatasi, dan diberi pengertian agar belajar daring lebih konsentrasi. 

Alhasil karena kendala ini semua, saya harus memberikan bimbel tambahan untuk anak saya. Kebetulan anak saya memang tipikal anak yang jika belajar harus dua arah, penjelasan harus detail, sehingga belajar private ini lebih efektif, anak biasanya langsung fokus dan bisa konsentrasi secara optimal, jadi pembelajaran yang diberikan pun bisa dicerna dengan baik. 

Kapan anak perlu bimbel tambahan, khususnya selama pandemi? 

  1. Apabila anak tertinggal pelajaran dan tidak bisa mengikuti pembelajaran daring secara optimal. 
  2. Jika anak sulit mengerti dan memahami pelajaran tertentu, berikan les private sesuai mata pelajaran yang dibutuhkan. 
  3. Apabila pencapaian anak sangat kurang dalam pembelajaran. 

Perlu diingat, jika kita mau memberikan bimbel tambahan kepada anak, anak harus bersedia dengan senang hati dan tanpa paksaan. Biasanya cara yang harus kita lakukan adalah observasi anak terlebih dahulu, kemudian diskusikan dengan anak tentang pelajaran apa yang kurang dimengerti atau dikuasai. Lalu bangun suasana menyenangkan dengan anak sehingga anak juga memiliki mood yang baik untuk belajar. 

Rekomendasi Bimbel Online untuk Anak 

Saya punya rekomendasi bimbel online untuk anak. Kita bisa mengaksesnya dengan mudah. Nama bimbelnya adalah Kelas Pintar. Menurut saya ini adalah salah satu solusi belajar online dengan metode pintar, personal, dan juga terintegrasi. Kelas Pintar ini didesain untuk meningkatkan minat belajar dan pemahaman. Targetnya anak-anak bisa memahami materi pelajaran dan diharapkan bisa mendapatkan nilai akademis lebih baik. 

Seperti yang saya bahas sebelumnya, bahwa teknis pembelajaran ini sangat berpengaruh terhadap pencapaian dan pemahaman anak. Beberapa poin yang menjadikan Kelas Pintar ini menjadi bimbel online yang recommended

  • Kelas Pintar menggunakan pendekatan PERSONAL, jadi materi yang disampaikan ini sudah disesuaikan dengan beragam karakter anak. Sebelumnya Kelas Pintar anak mengobservasi anak, apakah termasuk anak Visual, Audio, atau Kinesthetic (V.A.K). 
  • Kelas Pintar menggunakan metode pembelajaran PINTAR dengan menggunakan pendekatan Learn, Practice, dan Test. Metode ini untuk memastikan kurikulum pendidikan di Indonesia dapat diserap oleh anak-anak dengan baik. 
  • Kelas Pintar memiliki fokus utama untuk menguatkan dan mensinergikan peran guru, sekolah, serta orang tua dalam proses pembelajaran online melalui platform yang sudah TERINTEGRASI.  Platform ini memiliki kemampuan merekam proses belajar dan dapat digunakan sebagai bahan analisis guru, orang tua, dan sekolah dalam memahami karakter, potensi anak, serta kendala atau kesulitan apa yang dihadapi saat siswa belajar. 


https://www.kelaspintar.id


Semoga pandemi ini segera usai dan anak-anak bisa melakukan aktivitas dan sekolah tatap muka secara  normal. Aamiin. Semangat terus membersamai anak-anak dan mendidik mereka dengan sebaik-baiknya. 😘

9 comments:

  1. Harapan yang sama ya tteh, semoga pandemi segeea usai dan anak anak bisa bebas bermain di luar, sekolah tatap muka dan semua aktifitas normal kembali

    ReplyDelete
  2. Menarik yah biar anak bisa dpt pembelajaran tambahan tapi ttp nyaman. Dan semoga pandemic bisa cpt berakhir biar anak-anak bisa mulai aktivitas di luar dgn aman jg nyaman

    ReplyDelete
  3. Keren konsepnya jadi anak lebih paham dan mengerti materi

    ReplyDelete
  4. Perlu banget teh adaptasi keterbatasan kita selama pandemi, anakku juga kebantu banget les bahasa online hehe

    ReplyDelete
  5. Menarik juga nih ada platform bernama Kelas Pintar. Saya rasa makin ke sini makin banyak saja pilihan kemudahan kita untuk terus belajar dan update informasi terbaru terutama untuk anak2 yang mungkin jenuh atau bosan dengan sekolah daring yang cenderung kurang kreatif.

    ReplyDelete
  6. Setuju Kak. Anak dikasih les tambahan klo ada yang anak kurang mengerti dengan pelajarannya, atau pencapaian balajarnya kurang. Dan saya suka dengan cara kakak yang mengajak anak les tanpa memaksa anak yaitu dengan cara mengamati anak dulu, diskusi dan dilakukan dengan cara menyenangkan. Coba ya semua orang tua bisa begitu. Pasti anak bukan cuma stress ama pelajaran di sekolah tapi dia juga stres ama orang tuanya juga

    ReplyDelete
  7. wah iya, emang pas pandemi gini semuanya enak by online
    termasuk ikutan bimbel online ya kak

    ReplyDelete
  8. Wah bagus juga ada bimbel semacam ini di era pandemi. Dulu semasa sekolah saya juga tipe murid yang lebih paham materi kalau ada komunikasi dua arah. Dulu ikut bimbel dan privat cuma beberapa orang. Sekarang lebih canggih dengan adanya teknologi ya.

    ReplyDelete
  9. Harus hati2 juga nih buat cari bimbel online. Banyak yg ga bermutu bahan ajarnya. Tapi Kelas Pintar ini keren loh. Videonya emg dikhususkan buat siswa sekolah. Jd gampang dimengerti. Aku juga pake nih.

    ReplyDelete