Skip to main content

Bahaya Pipis Sembarangan di Fasilitas Umum

Temen-temen pernah ngga sih menemukan fasilitas umum yang berbau pesing seperti di taman-taman, halte, stasiun, terminal, trotoar, atau parahnya di kolam renang umum? Saya sih sering banget menemukan fasum yang tercemar karna ulah orang-orang tidak bertanggung jawab. Ternyata masyarakat kita memang masih banyak yang suka pipis sembarangan. 

Faktanya kebiasaan buruk ini bukan hanya terjadi di Indonesia, negara maju sekali pun ternyata punya permasalahan yang sama. Masyarakat memang perlu terus diedukasi dan dibangun kesadarannya.  

Sayang banget, banyak orang yang masih menganggap sepele hal ini. Beberapa orang beralasan daripada menahan pipis mending pipis sembarangan aja. Padahal jelas ya pipis sembarangan ini dampaknya sangat buruk untuk kenyamanan dan kesehatan lingkungan. Menahan pipis memang tidak baik, namun tentu kita harus tau betul dimana harus buang air kecil yang nyaman, aman, dan tidak merusak lingkungan.

Dilansir dari Dailymail di Inggris pelaku pipis sembarangan dikenakan denda senilai 75 poundsterling, jika dirupiahkan ini bernilai sekitar 1,4 juta rupiah. Denda ini pastinya cukup berat, ternyata hal ini cukup efektif juga, daripada dibawa ke pengadilan, bagi para pelaku sanksi ini cukup membuat jera. Pelaku juga diberi edukasi tentang dampak yang ditimbulkan dari perbuatan mereka terhadap pariwisata kota.

Sekarang di Indonesia masalah pipis sembarangan sudah jadi perhatian pemerintah, bahkan sudah ada Perda yang mengaturnya. Berikut ini Perda tentang Ketertiban Umum di kota Jakarta dan Bandung:

  • Peraturan Daerah di DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (“Perda DKI Jakarta 8/2007”).eraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 221 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (“Pergub DKI Jakarta 221/2009”).
  • Di Bandung buang air kecil sembarangan ini juga diatur pada Pasal 37 huruf j Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 3 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (“Perda Bandung 3/2005”).

Kebiasaan pipis sembarangan ini diatur dalam peraturan daerah dan bagi pelanggarnya akan dikenakan sanksi. Di Indonesia banyak orang yang belum mengindahkan aturan "Jangan Pipis Sembarangan". Semoga dengan sanksi yang ada, tidak akan ada lagi fasum yang berbau pesing. 

Bahaya Pipis Sembarangan

di Fasilitas Umum

  1. Mengancam Kesehatan 
Sering mencium jejak kencing di sekitar fasilitas umum? Apakah bau pesing ini berbahaya untuk kesehatan? Dilansir dari laman Kumparan, dijelaskan oleh Agus Haryono, merupakan peneliti kimia sekaligus Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ia mengatakan bahwa urine manusia mengandung beberapa zat kimia; seperti urea dan amonia hasil dari metabolisme tubuh. Bahaya mencium bau pesing bagi kesehatan tergolong ringan, namun dalam kadar tertentu akan memiliki dampak buruk. Beberapa dampak yang bisa ditimbulkan seperti pusing, sakit kepala, bahkan kehilangan nafsu makan. 

Kencing di kolam renang juga tidak kalah bebahaya. Biasanya orang tua yang anaknya beser, membiarkan mereka pipis di kolam. Parahnya, orang dewasa juga banyak melakukan hal yang sama. Urin yang dihasilkan manusia saat pipis di kolam renang menghasilkan asam uric, ini adalah bahan kimia pada manusia yang apabila bercampur dengan zat klorin di dalam kolam renang dapat menghasilkan reaksi kimia jahat. Zat klorin yang biasanya ada di dalam kolam renang ini berfungsi untuk membunuh bakteri E.Coli, namun terkadang klorin dapat membentuk iritasi. Air kencing bisa mengkontaminasi kolam renang, mengiritasi paru-paru, serta merusak kulit.

        2. Merusak Kebersihan dan Keindahan

Pipis sembarangan dapat berdampak buruk bagi lingkungan, contohnya taman yang sudah ditata indah akan jadi rusak saat dikotori dengan air kencing. Selain itu tempat yang kotor bisa memicu berbagai macam penyakit. Air kencing juga bisa menimbulkan polusi dan membuat tidak nyaman orang lain. 


 KAMPANYE #JANGANPIPISSEMBARANGAN

Oh iya, sekarang ini ada satu komunitas @janganpipissembarangan_ yang concern mengangkat campaign ini. Komunitas JPS dibentuk untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga fasum. Bahkan founder-nya Ivan Nisero merilis sebuah single Jangan Pipis Sembarangan. Lagunya pun dikemas sederhana, easy listening, dan liriknya mudah diingat.

Semoga campaign ini bisa berjalan baik dan semakin banyak masyarakat yang sadar tentang pentingnya menjaga lingkungan dan tidak pipis sembarangan. Ingin bergabung dengan komunitas JPS untuk mengkampanyekan hal ini. Berikut ini Media Sosial Komunitas Jangan Pipis Sembarangan; Instagram: @janganpipissembarangan_, Twitter: @KomunitasJPS, Fanspage: komunitasJP.

"Saat kita tidak perduli dengan kenyamanan lingkungan sekitar, seperti perilaku suka pipis sembarangan, berarti kita sudah zalim terhadap diri sendiri dan orang lain."


Comments

  1. Closing statement-nya MANTAAPPP, Mba
    "Saat kita tidak perduli dengan kenyamanan lingkungan sekitar, seperti perilaku suka pipis sembarangan, berarti kita sudah zalim terhadap diri sendiri dan orang lain."

    Karena emang aroma pesing itu sudahlaaahh ganggu bangeett, juga berpotensi sebarkan penyakit ya

    ReplyDelete
  2. Saya tiap ke tempat umum seperti mall gt, kalau nggak kepaksa banget ga mau pipis disitu mbak, makanya pas hamil sampe kena anyang2an 😭

    ReplyDelete
  3. aku selalu ngingetin anakku tentang ini, apalagi anakku laki2 semuanya, soalnya ada anak tetangga, kalau pipis tuh d got depan rumah masa, ortunya ga ngasih naseht apa2

    ReplyDelete
  4. Saya setuju dengan kampane ini. Baunya memang menyengat banget. Gak nyaman kalau kecium bau pipis sembarangan

    ReplyDelete
  5. Bagus banget mbak dengan kampanye jangan pipis sembarangan. Saya juga mengajarkan sama anak walaupun masih kecil di tempat umum harus cari toilet mbak.

    ReplyDelete
  6. huaa bener nih. bener, apalagi ya di Indonesia standard kebersihannya masih jauhh,, ku klo gak kebelet banget, mending pipis di rumah. klopun terpaksa aku kayak kuda2 gak duduk di closetnya. karena udah beberapa kali anyeng2an gegara ini. huhuhuhu..

    ReplyDelete
  7. Bau pesing di fasilitas umum memang mengganggu sekali, ya, Teh. Kadang saya menghindari pipis di fasilitas umum yang bau.
    Semoga kampanye ini bisa menyadarkan masyarakat untuk tidak pipis sembarangan ya..

    ReplyDelete
  8. Semoga campaign ini membuka kesadaran masyarakat terutama buat kaun adam yaaa, soalnya beberapa kali jalan2 di kota tercinta ini, bau pesing mengganggu banget, hiks.

    ReplyDelete
  9. Ini kampanye bagus sekali teh... bermanfaat banget tapi nyampe engga ya, secara orang yang suka pipis sembarangan kebanyakan yg kurang terdidik dan terjamah dunia digital....

    ReplyDelete
  10. Iya nih, paling nggak suka banget kalao lagi di fasilitas umum terus mencium bau pesing. Kalau kebelet pipis dan toiletnya bau pesing, kalau masih bisa nahan aku biasanya lebih milih nahan pipis aja. Nyari toilet yang nggak bau pesing. Semoga makin banyak yg peduli untuk nggak pipis sembarangan.

    ReplyDelete
  11. Aku suka langsung muntah kalau mencium bau pesing, duh nggak kuat, nah paling sebel kalau ada yang pipis di kolam, khan nggak ketahuan tapi membahayakan orang lain

    ReplyDelete
  12. Lagian kenapa sih pipis aja susah banget ke WC, suka sebel nih sama yang kaya gini. Bagus kalau ada masyarakat yang menginisiasi gerakan Jangan Pipis Sembarangan

    ReplyDelete
  13. Masalah hal seperti ini belum ada kesadaran tiap individu mbak suka disepelekan padahal bahaya juga kalau pipis sembarangan.

    ReplyDelete
  14. Yang suka pipis sembarangan atau gak pernah disiram kayanya gak punya rasa gitu ya, padahal ampun deh baunya

    ReplyDelete
  15. Dalam satu hadits juga disebutkan salah satu orang yang tidak masuk surga karena air pipisnya mbak. Thaharoh itu penting ya, kebersihan area pipis bukan hanya untuk kesehatan pribadi tapi juga yang bisa memasukan kita ke neraka. Nauzubillah.

    ReplyDelete
  16. Nah itu..kzl ih sama yang sampai sekarang masih suka pipis sembarangan. Sampai umur berapa coba baru mau berhenti. Heuheuheu. Itu pada sadar gak ya kalau aroma pesing pipis tuh tak lekang oleh waktu? hahahaha

    ReplyDelete
  17. Aku tipe yang nggak pipis sembarangan di sarana publik mba wkwwk mending nahan. Tapi kalau yang udah nggak tahan baru deh berani tapi liat tempat juga. Kadang ada yang jorok banget jadi gimana gitu

    ReplyDelete
  18. Aku beberapa hari liat kampanye ini...Aku pikir hanya hastag untuk seseruan aja...ternyata ada beneran gerakannya yaa..
    Owwh....ada bahaya juga pipis di kolam, heuheuu...
    asa serem, jadinya mau berenang di kolam umum.

    ReplyDelete
  19. keren banget campaign nya. Kelihatannya sepele tapi ini penting bangt loh terutama anak2. Di daerah rumah lamaku dulu, sering bgt ngeliat anak2 pipis di pinggir got :(

    ReplyDelete
  20. Kayaknya hal ini berkaitan erat dengan kebiasaan semasa kecil. SEring lihat kan anak lelaki yang asal dipipiskan di atas got oleh ortunya ketika bepergian? Mungkin memori ini juga yang memenuhi pikiran mereka. Edukasi jangan pipis sembarangan harus bisa sampai ke para orangtua juga dan tidak membiasakan hal itu pada anak-anaknya

    ReplyDelete
  21. Campaign yang menarik sekali ini dan bagus diterapkan buat orang tua untuk terapkan ke anak sejak dini ya. Yah meskipun mereka masih kecil bukan berarti kita membiarkan mereka buang air kecil sembarangan di tempat umum. Hal ini patut jadi perhatian juga

    ReplyDelete
  22. aku klo bs tahan pipis,,,gak pipis di wc umum...tapi klo kebelet apalah daya...bawa tissue basah dan kering itu wajib

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sosialisasi Literasi Media Digital

Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai literasi media, mari kita simak apa definisinya secara umum, literasi media merupakan kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan isi pesan media (Livingstone, 2004). Saat kita perlu memahami lebih dalam mengenai literasi media khususnya yang berbasis digital. Terlebih generasi muda kita sudah sangat dekat dengan teknologi digital yang sudah berkembang pesat. Sebagai orang tua tentu kita tidak boleh ketinggalan atau kehilangan langkah kita dalam mengikuti perkembangan zaman. Anak harus tetap dalam pengawasan dan pendampingan kita dimana pun kita berada.

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Liburan Bersama Keluarga ke Pelabuhan Ratu

Palabuhanratu atau yang biasa kita sebut dengan Pelabuhan Ratu adalah salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat. Beberapa waktu lalu saya dan keluarga besar berlibur ke Pelabuhan Ratu, ini adalah salah satu objek wisata yang menawarkan berbagai keindahan alam dari mulai pesona pantainya, spot scuba diving , pemandian air panas, hingga goa kelelawar yang eksotis. Perjalanan panjang kami tempuh dari Bandung sampai ke Sukabumi. Alhamdulillah perjalanan terbilang cukup lancar walaupun cuaca agak mendung dan sempat hujan. Jarak Bandung - Sukabumi (Pelabuhan Ratu) sekitar 150 KM.