Skip to main content

Musik


"Kita lahir di era, tempat, dan kultur yang berbeda satu sama lain, namun warna musik yang kita dengar pada dasarnya selalu sama, tidak akan lepas dari nada do, re, mi, fa, so, la, dan si. Ya! Musik adalah bahasa yang umum, abstrak, namun mudah untuk dipahami. Musik itu tidak rasis, tidak membedakan gender, juga tidak melihat strata. Filosopi musik ini indah, kita harus bisa belajar mencerna rasa kepada setiap manusia seperti dari apa yang musik berikan. Tidak ada hari tanpa musik, tapi tidak bisa pula disamakan dengan dewa. Walaupun dengan warna dan aliran musik yang beragam, musik bukanlah pembeda, tapi pemersatu." 

- Zia Subhan -

Comments

  1. Replies
    1. Hai mak Tian,

      Sama... Saya juga kalo lagi nulis enaknya sambil denger musik.

      Makasih udah mampir ya.

      Salam hangat,
      Zia

      Delete
  2. Banyak orang bilang ...
    Music is a universal language of mankind ...

    dan saya percaya itu

    Salam saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo pa Enha,

      Yup! Saya juga setuju dan percaya itu. Musik bahasa umum yang bisa dipahami oleh semua.

      Salam hangat selalu,
      Zia

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Nostalgia dengan Taman Bacaan Tertua di Bandung (TB Hendra)

Disadari atau ngga, waktu cepet banget berlalu. Flashback ke puluhan taun lalu, saat saya masih SMA suka banget main ke radio-radio dan taman bacaan yang ada di Bandung. Waktu itu belum ada sosial media dan circle/ komunitas online, waktu luang dan main banyaknya ya ngebolang. Dari dulu hobby baca buku, novel, dan komik. Ngga ada gawai, jadi di angkutan umum pun ya baca buku, apalagi perjalanan sekolah saya sangat panjang (rumah di Bandung Timur - sekolah di Bandung utara) seringnya dimanfaatkan dengan baca buku. Ngomong-ngomong tentang baca buku, dulu tongkrongan yang dicari di Bandung itu taman bacaan. Bagi saya pribadi ada salah satu tempat yang cukup melekat, Taman Bacaan Hendra (TB Hendra). Waktu itu kalau mau baca masih ngantri banget, seiring waktu dan perkembangan zaman, dengan adanya smartphone , perlahan taman bacaan mulai melengang. Selain karna pergeseran zaman, minat baca pun banyak yang berpindah ke gadget , sebagian orang memilih membaca di ebook, tapi saya tetap lebi...

Perempuan yang Menginspirasi (GIVEAWAY: 13 - 31 Maret 2017)

8 Maret diperingati sebagai  International Women's Day   (IWD) atau hari perempuan internasional yang secara resmi diakui pada tahun 1911. Hari perempuan internasional adalah sebuah peristiwa yang terjadi di berbagai belahan dunia dimana para perempuan membuka suara atas nama keadilan, keamanan, dan kesetaraan hak. Kini para perempuan berhasil mengukir berbagai prestasi gemilang mulai dari bidang politik, ekonomi, sosial, budaya hingga hukum. Peringatan hari perempuan internasional tahun ini (ke-106) dirayakan di banyak negara di dunia dengan berbagai kegiatan seperti pertunjukan seni, konferensi, kegiatan amal, kampanye, hingga pawai. Perempuan terlepas dari seorang ibu rumah tangga, pebisnis, atau pekerja, menurut saya mereka adalah manusia-manusia yang memiliki peran penting dalam segala lini kehidupan. Saya percaya ada banyak perempuan yang menginspirasi di sekitar kita.  Dengan latar belakang tersebut, dalam rangka syukuran 4 tahun blog Ze...