Skip to main content

Pengaruh Orang Tua dan Lingkungan Terhadap Tingkah Laku Anak

Keluarga menentukan pembentukan kepribadian serta watak anak, karena keluarga adalah unit sosial terkecil sebagai pondasi primer bagi perkembangan anak. Selanjutnya, lingkungan sekitar dan sekolah pun ikut serta menentukan serta memberikan pengaruh pada proses pertumbuhan anak.

Kenakalan anak bukan termasuk peristiwa heriditer (bawaan lahir). Orang tua dan lingkungan memberikan  pengaruh yang menular dan infeksius terhadap karakteristik anak. Tempramen orang tua, sifatnya yang meledak-ledak disertai tidakan yang sewenang-wenang itu bukan hanya akan mentransformasikan defect temprament, tetapi juga dapat menimbulkan iklim demoralisasi psikis pada anak. Hal tersebut dapat merangsang reaksi emosionil yang sangat impulsif pada anak.

Orang tua dan lingkungan memberikan pengaruh yang signifikan bagi kelangsungan hidup anak. Jangan salahkan anak ketika ia menjadi lepas kendali, tidak bisa diatur, atau melakukan hal yang tidak baik. Orang tua dituntut harus bisa menanggulangi dengan cara yang sebaik-baiknya. Penerapan perilaku positif bisa dipupuk sedini mungkin, karena pembentukan sifat, sikap, serta karakter anak terbentuk dari rumah dan sedari anak masih kecil.


Comments

  1. meskipun sudah tahu tentang hal ini, yang masih sulit bagiku adalah menerapkannya... masih terus belajar nih...

    terima kasih kunjungannya ya mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga masih terus belajar dan berusaha untuk bisa jadi orang tua yang baik.

      Terima kasih juga ya mak sudah mampir dimari... :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Nostalgia dengan Taman Bacaan Tertua di Bandung (TB Hendra)

Disadari atau ngga, waktu cepet banget berlalu. Flashback ke puluhan taun lalu, saat saya masih SMA suka banget main ke radio-radio dan taman bacaan yang ada di Bandung. Waktu itu belum ada sosial media dan circle/ komunitas online, waktu luang dan main banyaknya ya ngebolang. Dari dulu hobby baca buku, novel, dan komik. Ngga ada gawai, jadi di angkutan umum pun ya baca buku, apalagi perjalanan sekolah saya sangat panjang (rumah di Bandung Timur - sekolah di Bandung utara) seringnya dimanfaatkan dengan baca buku. Ngomong-ngomong tentang baca buku, dulu tongkrongan yang dicari di Bandung itu taman bacaan. Bagi saya pribadi ada salah satu tempat yang cukup melekat, Taman Bacaan Hendra (TB Hendra). Waktu itu kalau mau baca masih ngantri banget, seiring waktu dan perkembangan zaman, dengan adanya smartphone , perlahan taman bacaan mulai melengang. Selain karna pergeseran zaman, minat baca pun banyak yang berpindah ke gadget , sebagian orang memilih membaca di ebook, tapi saya tetap lebi...

Mencintai Lingkungan Melalui Digitalisasi

Saya mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak mengotori lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan belajar mengelola serta memilah sampah atau bahan daur ulang. Sesederhana itu! Mencintai lingkungan dan mengajarkannya kepada anak berarti kita berperan serta menjaga alam untuk warisan bagi generasi penerus. Pembiasaan akan kesadaran lingkungan sejak kecil membuat anak saya lebih sadar terhadap lingkungan, sekarang ia sudah beranjak dewasa, hal tersebut begitu melekat di dalam dirinya.  Mencintai lingkungan tentu harus dilatih sejak dini dengan berbagai cara. Pernah kah terlintas untuk mengajarkan anak mencintai lingkungan melalui digitalisasi? Selain pastinya harus diajarkan secara langsung, ternyata kita juga bisa lho memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Anak-anak zaman sekarang sangat akrab dengan teknologi, jadi memanfaatkan minat mereka untuk tujuan edukasi adalah cara yang cerdas.