Skip to main content

Perkembangan Teknologi Komunikasi Telepon Seluler

Saya mengenal ponsel ketika masih duduk di bangku SMP sekitar tahun 97 dan baru memilikinya pada saat SMA. Pada waktu itu ponsel termasuk barang tertier yang mana tidak semua orang bisa dengan mudah memilikinya. Teknologi komunikasi telepon seluler ini memang terbilang pesat.

Telepon seluler (ponsel) dirancang untuk memberikan kebebasan maksimum penggunanya pada saat bergerak menggunakan telepon. Saat ini ponsel lebih dikenal dengan istilah hp (hand-phone) atau telepon genggam, namiun istilah ini dipakai di Indonesia, sedangkan di luar negeri dikenal dengan sebutan cell-phone atau mobile-phone

Telepon seluler menggunakan sinyal radio untuk berkomunikasi dengan menggunakan perangkat set dan antena. Terbagi ke dalam dua penempatan; ke sel yang berbentuk seperti sarang madu dan antena ditempatkan dalam sel masing-masing kemudian dihubungkan dengan saluran untuk satu pertukaran gelombang sinyal. Pertukaran ini menghubungkan ke sesama telepon seluler atau transfer panggilan untuk dengan telepon noncellular. Pertukaran seluler khusus, melalui kontrol komputer, memilih antena yang paling dekat dengan telepon saat jasa diminta. Sebagai telepon penjelajah, pertukaran secara otomatis menentukan waktu  berdasarkan kekuatan sinyal radio yang diterima secara bersamaan di lokasi yang jangkauannya sekarang semakin luas. Perubahan ini terjadi tanpa mengganggu percakapan. Sangat mudah bagi orang  untuk mengakses komunikasi yang dilakukan melalui telepon selular. Saat ini, telepon seluler digital mulai populer dan penggunaan sinyal radio dibuat lebih sulit untuk intercept dan decode.

Pengenalan radio ke dalam pesawat telepon merupakan pengembangan terakhir yang paling penting dalam teknologi telepon. Selain layanan telepon biasa, telepon selular modern juga menyediakan koneksi internet nirkabel, memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima surat elektronik dan mencari internet denga akses data yang cepat dan mudah.

Telepon multifungsi yang menggunakan mikroprosesor dan sirkuit terpadu telah mengatasi hambatan-hambatan untuk membuat panggilan perbendaharaan fitur standar di ponsel yang banyak terjual saat ini. Videophone adalah alat yang menggunakan kamera video miniatur untuk mengirim gambar serta komunikasi suara. Videophones dapat dihubungkan ke saluran telepon biasa atau pesan mereka dapat dikirim melalui teknologi nirkabel. Karena transmisi gambar membutuhkan bandwidth yang lebih besar (ukuran jumlah data sistem dapat mengirimkan per periode waktu) dari transmisi suara, tingginya biaya fasilitas transmisi telah membatasi penggunaan layanan videophone. Masalah ini sedang diatasi oleh teknologi yang memampatkan informasi video. Peralatan transmisi dan video-terminal semakin terjangkau, layanan video sekarang digunakan untuk perihal bisnis "teleconference" antara kelompok-kelompok di kota-kota yang jauh menggunakan kapasitas tinggi jalur transmisi dengan bandwidth yang lebar. Videophones cocok untuk percakapan antara individu melalui jaringan normal yang tersedia secara komersial.

Perusahaan telekomunikasi berkembang pesat, seperti Digital Subscriber Line (DSL) atau Jaringan Digital Pelayanan Terpadu (ISDN), untuk memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi lebih cepat melalui telepon. Perusahaan telekomunikasi juga menginvestasikan dana besar dalam kabel serat optik untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat. Pemanfaatan bandwidth terus ditingkatkan, sebuah alat yang berfungsi sebagai telepon, komputer, dan televisi menjadi lebih komersial. Alat tersebut sekarang tersedia luas di awal abad ke-21.

Comments

  1. kita juga punya nih artikel mengenai telepon selular, berikut linknya semoga bermanfaat ya :D
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2725/1/16.pdf

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo mas Yudha,

      Semoga bisa saling membagi ilmu yang bermanfaat. Makasih sudah berkunjung.

      Salam hangat,
      Zia

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sosialisasi Literasi Media Digital

Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai literasi media, mari kita simak apa definisinya secara umum, literasi media merupakan kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan isi pesan media (Livingstone, 2004). Saat kita perlu memahami lebih dalam mengenai literasi media khususnya yang berbasis digital. Terlebih generasi muda kita sudah sangat dekat dengan teknologi digital yang sudah berkembang pesat. Sebagai orang tua tentu kita tidak boleh ketinggalan atau kehilangan langkah kita dalam mengikuti perkembangan zaman. Anak harus tetap dalam pengawasan dan pendampingan kita dimana pun kita berada.

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Liburan Bersama Keluarga ke Pelabuhan Ratu

Palabuhanratu atau yang biasa kita sebut dengan Pelabuhan Ratu adalah salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat. Beberapa waktu lalu saya dan keluarga besar berlibur ke Pelabuhan Ratu, ini adalah salah satu objek wisata yang menawarkan berbagai keindahan alam dari mulai pesona pantainya, spot scuba diving , pemandian air panas, hingga goa kelelawar yang eksotis. Perjalanan panjang kami tempuh dari Bandung sampai ke Sukabumi. Alhamdulillah perjalanan terbilang cukup lancar walaupun cuaca agak mendung dan sempat hujan. Jarak Bandung - Sukabumi (Pelabuhan Ratu) sekitar 150 KM.