Skip to main content

Pengalaman Kehamilan Trimester Pertama


Pada saat mengetahui bahwa saya hamil, saya langsung menjaga kondisi dan pola makan sebaik mungkin. Pada trimester awal kehamilan perjuangannya terbilang lumayan menguras tenaga dan keringat. Pada masa itu saya sempat dilanda mual-mual dan sensitif dengan bebauan terutama bau parfum suami, hihihi kadang mikir kok bisa gitu, ya? Ini terjadi selama 3 bulan pertama kehamilan.

Pada dasarnya semua tahap perkembangan janin adalah masa yang penting, namun pada trimester awal ini memang harus kita jaga semaksimal mungkin karena tahap ini adalah proses awal mula terbentuknya embrio dan pembentukan awal dari mulai sel-sel organ, syaraf, dan tulang punggung pada lapisan atas.

Kondisi saya pada saat trimester awal ini memang tidak terlalu merepotkan juga sebenarnya, mual hanya terjadi pada waktu tertentu, morning sickness, dan ketika membaui sesuatu yang menyengat maka entah kenapa asam lambung saya naik langsung merasa mual dan ingin muntah. Alhamdulillah, untuk perihal makanan saya tidak terlalu pilih-pilih dan berbagai asupan makanan bisa saya konsumsi, tapi tentu tidak lantas saya bisa makan semua jenis makanan seenaknya.

Pada masa kehamilan saya banyak mengkonsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, dan waktu itu saya lengkapi dengan minum susu hamil lactamil atau terkadang minum susu UHT. Setiap pagi untuk mengurangi morning sickness saya memilih mengkonsumsi smoothie atau sarapan buah potong, ini cukup menyegarkan tubuh dan mengurangi rasa mual. Camilan favotit saya itu kacang-kacangan, ini memiliki nilai gizi yang baik. Untuk asupan nasi saya lebih memilih dikombinasikan dengan protein nabati dan sayur mayur. Selama hamil trimester pertama saya lebih memang lebih senang mengkonsumsi buah, sayur, dan susu. Untuk ikan dan daging juga tetap saya konsumsi namun tidak terlalu sering.

Nutrisi penting untuk ibu hamil
Makanan yang saya hindari selama kehamilan adalah sejenis makanan mentah. Saya pecinta sushi namun saat hamil saya sama sekali tidak pernah mengkonsumsi sashimi, selain itu apabila ingin makan steak harus dimasak well-done. Sayuran mentah pun harus benar-benar dicuci sampai bersih jangan sampai ada pestisida yang tertinggal karena bisa sangat beresiko terhadap janin.

Saya nikmati kehamilan di trimester pertama ini dengan rasa syukur, janin tumbuh sehat, dan saya masih bisa beraktivitas seperti biasa karena mual-mual hanya datang sesekali saja, selain itu saya bersyukur tidak mengalami ngidam yang aneh-aneh. Hehe. Selama trimester awal ini semua berjalan baik. Alhamdulillah.

Comments

  1. Semoga diriku segera merasakan pengalamanmu ya dear..
    Masalah bau bauan..gimana lagi aku ya...nggak hamil aja aku sensi banget hidungnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rencana Tuhan itu terbaik kaka sayang. Pasti aku doakan. Nah, yang hamil itu beda-beda kak adatnya. Ada yang sebaliknya. Hehehe Punya cerita unik masing-masing.

      Semangat selalu, kak Dewi. :*

      Delete
  2. Hamil memang selalu sarat dengan pengalaman aneka rupa ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba Indah, setiap bumil pasti punya cerita unik dan berbeda. hehehe :*

      Delete
  3. wah selamat ya mba zia hamil..semoga sehat terus ya...moga makin membawa rezeki si jabang bayinya..aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini pengalaman hamil yang pertama mba. hehehehe. Anaknya udah 7 tahun :*

      Delete
  4. Pengalaman kehamilan yang luar biasa dan layak di praktekkan bagi ibu-ibu yang sedang hamil.
    Memang trimester pertama kehamilan adalah masa-masa yang paling rentan bagi ibu hamil muda. Sebaiknya bunda rajin-rajin mempraktekan pola hidup sehat diantaranya dengan selalu mengkonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil muda supaya bunda mudah menjalani masa kehamilannya dan tentunya anak dapat lahir dengan sehat dan cerdas.
    terimakasih informasinya bund. Salam kenal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih untuk informasi tambahannya, ya. Salam kenal juga. :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Nostalgia dengan Taman Bacaan Tertua di Bandung (TB Hendra)

Disadari atau ngga, waktu cepet banget berlalu. Flashback ke puluhan taun lalu, saat saya masih SMA suka banget main ke radio-radio dan taman bacaan yang ada di Bandung. Waktu itu belum ada sosial media dan circle/ komunitas online, waktu luang dan main banyaknya ya ngebolang. Dari dulu hobby baca buku, novel, dan komik. Ngga ada gawai, jadi di angkutan umum pun ya baca buku, apalagi perjalanan sekolah saya sangat panjang (rumah di Bandung Timur - sekolah di Bandung utara) seringnya dimanfaatkan dengan baca buku. Ngomong-ngomong tentang baca buku, dulu tongkrongan yang dicari di Bandung itu taman bacaan. Bagi saya pribadi ada salah satu tempat yang cukup melekat, Taman Bacaan Hendra (TB Hendra). Waktu itu kalau mau baca masih ngantri banget, seiring waktu dan perkembangan zaman, dengan adanya smartphone , perlahan taman bacaan mulai melengang. Selain karna pergeseran zaman, minat baca pun banyak yang berpindah ke gadget , sebagian orang memilih membaca di ebook, tapi saya tetap lebi...

Mencintai Lingkungan Melalui Digitalisasi

Saya mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak mengotori lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan belajar mengelola serta memilah sampah atau bahan daur ulang. Sesederhana itu! Mencintai lingkungan dan mengajarkannya kepada anak berarti kita berperan serta menjaga alam untuk warisan bagi generasi penerus. Pembiasaan akan kesadaran lingkungan sejak kecil membuat anak saya lebih sadar terhadap lingkungan, sekarang ia sudah beranjak dewasa, hal tersebut begitu melekat di dalam dirinya.  Mencintai lingkungan tentu harus dilatih sejak dini dengan berbagai cara. Pernah kah terlintas untuk mengajarkan anak mencintai lingkungan melalui digitalisasi? Selain pastinya harus diajarkan secara langsung, ternyata kita juga bisa lho memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Anak-anak zaman sekarang sangat akrab dengan teknologi, jadi memanfaatkan minat mereka untuk tujuan edukasi adalah cara yang cerdas.