Skip to main content

Mengobati Batuk pada Anak Secara Alami


Batuk pada anak
Kali ini saya ingin berbagi ulasan seputar pengobatan batuk ringan pada anak. Ini berdasarkan pengalaman dan penanganan langsung apabila anak saya, Vito, terserang batuk. Saya memang tidak membiasakan untuk beberapa penyakit ringan (yang biasa menyerang anak) dengan pengobatan dan penanganan dokter. Obat-obatan dokter mengandung bahan kimia yang apabila secara terus menerus diberikan dalam jangka panjang maka akan dapat menimbulkan efek samping dan bahkan kerusakan organ yang mana tidak ada obatnya. 

Penyakit seperti batuk ini timbul karena virus, seringkali jika kita berobat ke dokter beberapa dokter biasanya langsung memberikan resep lengkap dengan antibiotiknya (diketahui bahwa antibiotik adalah pengobatan untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri bukan virus). Namun, adapula beberapa dokter yang tidak memberikan obat-obatan, lebih kepada pemberian multivitamin dan juga menyarankan pasien untuk banyak minum air putih, makan makanan sehat secara teratur, dan istirahat yang cukup. Selain itu dokter yang benar-benar paham, selalu memberikan saran untuk pengobatan secara alami selama batuk tersebut dikategorikan batuk ringan.

Dari beberapa referensi situs kedokteran saya simpulkan bahwa batuk adalah respon alami tubuh bisa disebabkan virus atau ketika ada debu, asap, atau substansi asing yang masuk dan terhirup ke saluran penapasan, batuk ini merupakan sistem pertahanan alami tubuh manusia. Batuk berfungsi sebagai respon tubuh untuk membersihkan kotoran, lendir, atau sesuatu yang dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan kita. Tanpa pengobatan, batuk ringan sebetulya dapat sembuh dengan sendirinya hal tersebut juga didorong oleh pertahanan kekebalan, stamina, serta asupan tubuh kita.

Fase batuk ringan pada anak ini beragam dan dapat sembuh dalam jangka waktu satu atau dua minggu. Terdapat dua jenis batuk;
  • Batuk berdahak
Batuk berdahak ini sebetulnya memungkinkan anak akan lebih mudah mengeluarkan penyakit atau subsansi asing di dalam saluran pernapasannya, karna dahak yang keluar dari paru-paru akan membantu membersihkannya dengan mengeluarkan lendir pada saat batuk.
  • Batuk kering
Batuk kering ini diakibatkan karena rasa gatal dan dapat memicu peradangan, maka pada saat batuk akan terasa nyeri di tenggorokan sampai dada.

Anak-anak memang sangat rentan terhadap beberapa penyakit akibat virus yang mana sangat mudah menyebar dan menular, salah satunya adalah batuk. Tentang pengobatan alami untuk batuk ringan pada anak sebetulnya sudah sangat umum diketahui, banyak yang bisa digunakan untuk pengobatan batuk secara herbal ini. Saya pribadi lebih memilih pengobatan alami daripada menggnakan obat resep dokter, inshaaAllah aman, tanpa kimia, dan tidak ada efek samping dalam jangka waktu tertentu.

Ya, apabila ketahan tubuh anak saya sedang lemah, kemudian ada teman mainnya atau anggota keluarga dalam satu rumah terkena batuk, maka dengan mudahnya ia tertular. Seperti beberapa waktu lalu Vito baru saja terserang batuk. Batuk ini memang membuat anak sangat lelah karena reaksi otot-otot bekerja terus menerus menahan tekanan dada pada saat batuk, selain itu anak menjadi gelisah dan sulit tidur, dan hal ini membuat anak terjaga. Hal tersebut mengakibatkan stamina tubuh anak semakin menurun dan akan memengaruhi nafsu makannya. Tanpa asupan makanan yang baik maka imun tubuh akan semakin lemah. Jika tidak ditangani dengan baik, diawali dengan batuk maka anak rentan dengan penyakit lainnya seperti pilek, flu, demam, dan batuk ringan bisa berubah menjadi kronis.
Madu dan jeruk nipis
sebagai obat batuk alami

Ketika Vito batuk, saya langsung mengambil langkah pengobatan secara alami dengan menggunakan madu dan jeruk nipis. Hal ini selalu saya lakukan karena memang sangat ampuh, berkhasiat, dan cocok untuk anak saya. Larutan madu dan jeruk nipis ini mampu meredakan batuk ringan pada anak saya, bahkan dalam waktu tiga hari kondisinya berangsur membaik dan pulih total. 

Alhamdulillah, Vito terbilang tipe anak yang suka sekali minum air putih, bahkan ketika tidur khususnya pada saat batuk harus sedia disampingnya tumbler berisi air putih, dan pada saat bangun tidur ia selalu minum segelas larutan madu dan jeruk nipis yang diseduh dengan air hangat. Hal ini sangat membantu meredakan batuk Vito. 

Penangan batuk pada Vito terbilang cukup sederhana; Sehari saya memberikan 3x larutan madu dan jeruk nipis pada pagi, siang, dan malam hari dengan takaran setengah jeruk nipis yang diperas ditambah 3 sendok makan madu (+royal jelly) yang kemudian dilarutkan dengan air hangat sekitar setengah gelas. Selain itu, saya harus perhatikan asupan makanannya dengan menghindari makanan yang digoreng dan memperbanyak buah dan sayur. Selalu hangatkan bagian dada dan punggung dengan minyak kayu putih atau telon agar nyaman, dan juga berjemur pagi hari sekitar 15 menit pada jam 8 - 9 pagi. Dengan penangan di rumah yang konsisten, batuk Vito pun dalam waktu 3 hari sudah hilang.

"Mengapa jeruk nipis dan madu ini sangat berkhasiat untuk meredakan batuk?"

Jeruk nipis
Jeruk nipis termasuk salah satu jenis jeruk yang memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi, sebagai antioksidan, antivirus (untuk pemakaian luar), dan juga baik bagi sistem pencernaan. Jeruk nipis pun berkhasiat sebagai ekspektoran (mengeluarkan dahak), antiseptik (megeluarkan racun), dan astringen (sifat mengeringkan).

Madu 
Madu memiliki kandungan yang sangat kaya dari mulai mineral (natrium, magnesium, kalsium, alumunium, besi, fosfor, dan kalium), vitamin (vitamin C (asam askorbat), thiamin (B1),  piridoksin (B6), niasin, riboflavin (B2), asam pantotenat, asam folat, biotin, dan vitamin K), dan juga enzim (glukosa oksidase, peroksidase, diastase, invertase, dan lipase). Enzim ini sangat bermanfaat; diastase merupakan enzim yang mengubah karbohidrat komplek/polisakarida menjadi karbohidrat sederhana/monosakarida, enzim invertase merupakan enzim yang memecah molekul sukrosa menjadi fruktosa dan glukosa, enzim oksidase merupakan enzim yang membantu mengoksidasi glukosa menjadi peroksida dalam proses oksidasi metabolisme. Semua zat yang terkadung pada madu berguna untuk memulihkan ketahanan, stamina, dan metabolisme tubuh.

Dengan kandungan yang dimiliki oleh jeruk nipis dan madu, maka kedua bahan tersebut sangat baik untuk pengobatan terutama batuk ringan pada anak.

Catatan: Menurut laporan penelitian sebuah lembaga kesehatan dunia di Amerika menyatakan bahwa pemberian madu kepada anak dibawah usia satu tahun tidak dianjurkan. Mengapa? Madu memiliki kandungan spora clostridium botulinum yang bertahan hidup di dalam usus dan akan mengeluarkan racun botulinum. Sebetulnya botulinum ini tidak akan berbahaya untuk anak yang sudah sempurna perkembangan organnya, karena sistem pencernaannya memiliki tingkat keasamaan yang dapat menetralisir racun dari botulinum. Pada bayi di bawah satu tahun tentu organ pencernaannya belum matang, kadar asam dalam ususnya pun masih terbilang lemah. Maka dari itu pemberian madu yang berlebihan dapat memicu keracunan pada bayi. Namun, Pemberian madu untuk anak usia di bawah satu tahun masih menjadi pro dan kontra. Semua kembali lagi kepada orang tua. Beberapa sumber menyatakan apabila bayi 0-6 bulan terkena batuk maka ASI adalah sumber asupan dan obat terbaik.

Comments

  1. Makasih sharingnya, saya juga biasa memberi madu jika anak flu atau batuk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Indah,

      Sama-sama. Iya, selama sakitnya tergolong ringan, pengobatan dengan bahan herbal itu lebih baik.

      Makasih juga udah berkunjung, ya. :)

      Salam hangat,
      Zia

      Delete
  2. kalau..untuk anak satu tahun madu dan jeruk bagus kah..mba..?? anak ku usia stahun 3 bulan sekarang lagi batuk berdahak susah banget... mau ngobatinnya..abis minum obat dimuntahin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo mba Nova,

      Alhamdulillah anak saya cocok dengan madu dan jeruk nipis kalo lagi batuk atau flu, memang sebaiknya untuk anak dibawah 6 tahun ga diberikan obat yang beredar di warung, harus sesuai petunjuk dokter. Kalo misalnya batuknya dalam 3 minggu belum sembuh, apalagi sampai memengaruhi nafsu makan dan gangguan pernapasan (karna sebagian anak suka sampe sesak klo batuk) memang baiknya diperiksa lebih lanjut ke dokter.

      Untuk penaganan di rumah kalo memang batuk berdahaknya ga parah, boleh dicoba cara alami dengan madu dan jeruk nipis. Selalu dihangatkan dan kalo tidur pakaikan kaos kaki aja, mba.

      Mudah-mudahan anaknya cepet sembuh ya, salam sayang buat si kecil.

      Makasih udah berkunjung. :)

      Salam hangat,
      Zia

      Delete
  3. Kalau jaman kecil dulu suka dikasi ibu kecap sama jeruk nipis
    Kalau anak2ku skrng kalau batuk paling banter hajar minum banyak sama makan berkuah2. Jeruk nipis sih kdng campur air hangat, kalau madu mereka jarang kukasi sih :D
    TFS Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello mba April,

      Sama, mba. Saya juga dulu pas batuk, sama mama saya suka dikasih jeruk nipis sama kecap, enak banget manis seger. Hehehe Kadang sampe sekarang kalo udah mulai ga enak nelen makan jeruk nipis diiris dan dicocol ke kecap. :D

      Tapi untuk anak saya, biar lebih praktis dan enak, larutan madu dan jeruk nipis udah paling cocok. :)

      Makasih udah mampir, ya.

      Salam hangat selalu,
      Zia

      Delete
  4. Kalau di keluarga kami ...
    Biasanya kami menggunakan kecap dengan jeruk nipis ...
    Langsung batuk menjadi ringan ... :)

    Salam saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo pa Nh,

      Saya pun dulu gitu, di rumah ibu selalu kasih jeruk nipis dan kecap kalo tenggorokan udah mulai gatal atau batuk, lumayan meredakan. Resep trasiona turun termurun. Hehehe

      Terima kasih sudah mampir, ya. :)

      Salam hangat,
      Zia

      Delete
  5. klo keluarga juga biasanya pke kecap jeruk nipis.. tapi kadang ngaruh, kadang nggak seh :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Nayara,

      Menurut informasi dokter walaupun ga pake obat, batuk akan sembuh sendiri. Obat alami ini cukup ampuh meredakan. Klo batuknya berat memang penyembuhannya lama :)

      Makasih udah berkunjung.

      Salam hangat,
      Zia

      Delete
  6. Aku bookmark halaman ini, karna sering kena radang tenggorokan hihi. Thanks for sharing :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah dengan senang hati. Alhamdulillah kalau informasinya berguna.

      Terima kasih sudah berkunjung ya. :*

      Delete
  7. Kalo aku suka jeruk nipis aja mbak, kadang aku juga pake gula asam jawa, alhamdulillah pulih.

    Salam,
    Rava.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oya yah gula asam jawa bisa meredakan batuk, saya belum coba. Terima kasih share pengalamannya.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sosialisasi Literasi Media Digital

Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai literasi media, mari kita simak apa definisinya secara umum, literasi media merupakan kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan isi pesan media (Livingstone, 2004). Saat kita perlu memahami lebih dalam mengenai literasi media khususnya yang berbasis digital. Terlebih generasi muda kita sudah sangat dekat dengan teknologi digital yang sudah berkembang pesat. Sebagai orang tua tentu kita tidak boleh ketinggalan atau kehilangan langkah kita dalam mengikuti perkembangan zaman. Anak harus tetap dalam pengawasan dan pendampingan kita dimana pun kita berada.

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Liburan Bersama Keluarga ke Pelabuhan Ratu

Palabuhanratu atau yang biasa kita sebut dengan Pelabuhan Ratu adalah salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Sukabumi - Jawa Barat. Beberapa waktu lalu saya dan keluarga besar berlibur ke Pelabuhan Ratu, ini adalah salah satu objek wisata yang menawarkan berbagai keindahan alam dari mulai pesona pantainya, spot scuba diving , pemandian air panas, hingga goa kelelawar yang eksotis. Perjalanan panjang kami tempuh dari Bandung sampai ke Sukabumi. Alhamdulillah perjalanan terbilang cukup lancar walaupun cuaca agak mendung dan sempat hujan. Jarak Bandung - Sukabumi (Pelabuhan Ratu) sekitar 150 KM.