Skip to main content

Apa itu Invensi?

Penemuan atau invesi (invention) merupakan penciptaan perangkat baru, objek, ide, atau prosedur yang berguna bagi pencapaian tujuan manusia. Proses penemuan ini selalu didahului oleh satu atau lebih penemuan yang membantu penemu memecahkan masalah yang dihadapi. Sebuah penemuan mungkin saja terjadi atas sebuah ke-tidak-sengaja-an, seperti penemuan sinar X oleh Wilhelm Conrad Roentgen ketika dia bereksperimen dengan sinar katoda, atau diinduksi. Lainnya penemuan penangkal petir oleh Benjamin Franklin setelah dia membuktikan bahwa petir adalah gejala listrik. Dalam penggunaan umum penemuan, istilah ini hanya diterapkan ke produksi bahan baru atau perangkat yang beroperasi, dan istilah penemu (inventor) diterapkan pada seseorang yang telah menghasilkan perangkat baru atau materi.

Istilah penemuan sering  diterapkan pada prosedur baru, sehingga seseorang bisa dikatakan telah menemukan permainan baru atau sistem baru akuntansi. Hal baru dan unik yang dihasilkan oleh manusia adalah sebuah penemuan; definisi ini diakui oleh Johann Sebastian Bach. Di kebanyakan negara, kelas-kelas tertentu dari penemuan yang diakui secara hukum, dan penggunaannya dibatasi oleh kontrol penemu. Di Amerika Serikat, setiap seni baru dan berguna, mesin, manufaktur, atau material, atau perbaikan baru dan berguna ini, mungkin dilindungi oleh hak paten; bahan tulisan musik, lukisan, patung, dan foto-foto dilindungi oleh hak cipta. Perlindungan yang diberikan oleh pengakuan hukum terbatas; dalam banyak kasus, jika seseorang mengubah sebuah penemuan dan dengan demikian meningkatkan atau perubahan itu, orang mungkin memenuhi persyaratan untuk paten baru atau hak cipta. Paten dan hak cipta hukum tidak menyediakan cakupan untuk semua penemuan. Banyak proses dan ide-ide kurang jelas karakteristik, seperti konsep psikologis berguna dalam periklanan, tidak dapat dilindungi secara hukum.

Comments

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Nostalgia dengan Taman Bacaan Tertua di Bandung (TB Hendra)

Disadari atau ngga, waktu cepet banget berlalu. Flashback ke puluhan taun lalu, saat saya masih SMA suka banget main ke radio-radio dan taman bacaan yang ada di Bandung. Waktu itu belum ada sosial media dan circle/ komunitas online, waktu luang dan main banyaknya ya ngebolang. Dari dulu hobby baca buku, novel, dan komik. Ngga ada gawai, jadi di angkutan umum pun ya baca buku, apalagi perjalanan sekolah saya sangat panjang (rumah di Bandung Timur - sekolah di Bandung utara) seringnya dimanfaatkan dengan baca buku. Ngomong-ngomong tentang baca buku, dulu tongkrongan yang dicari di Bandung itu taman bacaan. Bagi saya pribadi ada salah satu tempat yang cukup melekat, Taman Bacaan Hendra (TB Hendra). Waktu itu kalau mau baca masih ngantri banget, seiring waktu dan perkembangan zaman, dengan adanya smartphone , perlahan taman bacaan mulai melengang. Selain karna pergeseran zaman, minat baca pun banyak yang berpindah ke gadget , sebagian orang memilih membaca di ebook, tapi saya tetap lebi...

Mencintai Lingkungan Melalui Digitalisasi

Saya mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak mengotori lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan belajar mengelola serta memilah sampah atau bahan daur ulang. Sesederhana itu! Mencintai lingkungan dan mengajarkannya kepada anak berarti kita berperan serta menjaga alam untuk warisan bagi generasi penerus. Pembiasaan akan kesadaran lingkungan sejak kecil membuat anak saya lebih sadar terhadap lingkungan, sekarang ia sudah beranjak dewasa, hal tersebut begitu melekat di dalam dirinya.  Mencintai lingkungan tentu harus dilatih sejak dini dengan berbagai cara. Pernah kah terlintas untuk mengajarkan anak mencintai lingkungan melalui digitalisasi? Selain pastinya harus diajarkan secara langsung, ternyata kita juga bisa lho memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Anak-anak zaman sekarang sangat akrab dengan teknologi, jadi memanfaatkan minat mereka untuk tujuan edukasi adalah cara yang cerdas.