Skip to main content

AJT Cogtest: Kapan Sebaiknya Tes Kemampuan Kognitif Anak Dilakukan?

AJT Cogtest:  Kapan Sebaiknya Tes Kemampuan Kognitif Anak Dilakukan? - Anak saya baru sekali pernah mendapatkan tes kecerdasan tepatnya saat sebelum masuk sekolah tingkat SD, hasil menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan di atas rata-rata. Namun, seiring waktu berjalan, saya malah melihat anak saya belum ada progres untuk calistung. Bahkan hingga menginjak kelas dua SD. Rasanya belum ada peningkatan yang signifikan.

Awalnya saya khawatir, karena mau tidak mau ada ketakutan bahwa lingkungan di sekitar saya akan  men-’judge’ dan mengotak-ngotakan. Hal yang lebih saya takutkan adalah, orang akan memberikan “label” terhadap anak saya karna ia secara kemampuan dasar tertinggal dan tidak semelesat teman seangkatannya. Sebetulnya saya harus membuang jauh pemikiran tersebut. Hal ini bisa mendistraksi saya dan membuat saya tidak bisa fokus terhadap perkembangan intelegnsia anak saya. Saya percaya bahwa setiap anak itu berbeda dan memiliki tingkat kecerdasannya masing-masing, walaupun setiap anak itu tidak ada yang sama, namun setiap individunya memiliki sesuatu yang istimewa.


Setelah masuk kelas 4 SD anak saya mulai terlihat pesat perkembangannya. Di sini saya baru melihat potensinya. Kekhawatiran saya memang tidak berdasar, karena perkembangan setiap anak itu timeline-nya tidak akan sama. Saya yakin, anak saya akan mengejar semua ketertinggalan dengan baik, yang pasti atas inisiatif sendiri, tidak dipaksakan, dan memang perkembangannya menunjukkan angka yang signifikan.

AJT Cogtest
Ternyata, kita yang tinggal di Negara berkembang, khususnya Indonesia memerlukan hasil yang jelas akan dipengaruhi oleh dimana tempat kita tinggal sesuai dengan norma berkembang di dalamnya. Bukan lagi tentang intlegensia, ada norma yang memiliki dalam perkembangan kemampuan anak. Terlebih ada norma-norma yang seharusnya menjadi batasan.

Beberapa waktu yang lalu saya diberitahukan mengenai AJT CogTest. Jadi, AJT CogTest merupakan alat tes kognitif yang  Indonesia hanya miliki  satunya tes kecerdasan yang dikembangkan sesuai norma Indonesia dan juga disesuakan berdasarkan karakter dan budaya Indonesia, AJT CogTest ini disediakan oleh PT Melintas Cakrawala Indonesia ( PT. MCI ). AJT CogTest ini dikhususkan untuk anak usia 5 – 18 tahun. Ada hasil penelitian dari 250 psikolog Indonesia yang dilakukan selama 4 tahun terhadap 5000 siswa dari 6 provinsi di Pulau Jawa dan telah diuji coba di 10 sekolah terkemuka se – Jabodetabek.

Aspek Kognitif
Ada beberapa bidang kecerdasan atau aspek kognitif yang bisa diukur sebagai bahan identifikasi kekuatan serta  kelemahan kemampuan berpikir anak khususnya pada saat belajar secara komprehensif.

Berikut ini adalah broad ability atau kemampuan kognitif secara umum:
\


Saya sungguh penasaran ingin coba juga melakukan test AJT CogTest, tepat di usianya 10 tahun nanti. Ternyata test AJT CogTest ini dilakukan oleh psikolog yang sudah disertifikasi di perusaan PT. MCI sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan tes kognitif pada anak.

Jenis test AJT CogTest

·         AJT CogTest FullScale, tes kognitif ini untuk mengindentifikasi beberapa kemampuan kognitif anak dan menampilkan profile lengkap kekuatan dan kebutuhan belajar anak, biaya serta ang dibutuhkan adalah Rp. 760.000.
·         AJT CogTest Comprehensive, tes ini dilakukan karena pasien tdak ter-handle dengan benar. anak yang membutuhkan data yang lebih detail untuk dianalis dan membutuhkan tambahan test, biaya sebesar Rp. 1.200.000.

Saya sangat tertarik untuk mencoba. Ternyata AJT CogTest ini dilakukan di kantor PT. MCI, selain itu bisa juga melalui sekolah yang mana hasilnya nanti akan diberikan  softcopy melalui alamat email selama 7 sampai dengan 14 hari setelah test dilakukan.

Buat yang ingin bertanya seputar AJT CogTest bisa langsung mengikuti lebih lanjut tentang AJT CogTest, temukan informasi lengkapnya di website http://www.melintascakrawala.id, akun instagram @melintascakrawalaid. Bisa juga menghubungi WhatsApp customer service AJT CogTest di nomor 087883258354.

Semoga, teman-teman yang sedang bingung kapan melakukan tes kognitif anak, bisa langsung menghubungi salah satu alamat media sosial atau no ponsel yang tertera di atas baik untuk konsultasi terlebih dahulu, atau langsung mendaftar untuk mengikuti AJT CogTest.






Comments

  1. Menarik nih. Manfaat dari AJT Cog Test ini apa ya?

    ReplyDelete
  2. memang bener mbak, memahami cara belajar dan kecerdasan anak penting bagi kita sebagai orang tua ya mbak..agar bisa mengarahkan anak dg tepat

    ReplyDelete
  3. Mupeng deh ikutin test ini buat anak-anak. Biar aku gak baper kayak ke sulung yang tiba2 beda jurusan dari yang aku pengenin. Kalo tahu sejak awal kan bisa dimaksimalkan ya sesuai rekomendasi.

    ReplyDelete
  4. Iya dulu pernah dikasih tau ttg test ini.. Keren ya, dengan test ini bisa terprediksi bakal dan minat anak2 :)

    ReplyDelete
  5. Aku malah jadi pengin ikutan tes AJT Cogtest ini :D

    ReplyDelete
  6. Kalau tahu minat dan bakat anak, jadi memudahkan kita untuk mengarahkan sekolahnya nanti ya

    ReplyDelete
  7. Bersyukur banget menjadi orang tua anak jaman now ya Mak. Selain karena kemudahan berbagai info buat meng-upgrade diri sebagai orang tua, juga ada banyak pilihan tes kecerdasan. Bahkan ada tes untuk mengetahui gaya belajar anak seperti AJT CogTest ini ya.

    ReplyDelete
  8. Halo mba, mau bertanya apakah ada referensi untuk tes cognitif AJT ini? Terima kasih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Nostalgia dengan Taman Bacaan Tertua di Bandung (TB Hendra)

Disadari atau ngga, waktu cepet banget berlalu. Flashback ke puluhan taun lalu, saat saya masih SMA suka banget main ke radio-radio dan taman bacaan yang ada di Bandung. Waktu itu belum ada sosial media dan circle/ komunitas online, waktu luang dan main banyaknya ya ngebolang. Dari dulu hobby baca buku, novel, dan komik. Ngga ada gawai, jadi di angkutan umum pun ya baca buku, apalagi perjalanan sekolah saya sangat panjang (rumah di Bandung Timur - sekolah di Bandung utara) seringnya dimanfaatkan dengan baca buku. Ngomong-ngomong tentang baca buku, dulu tongkrongan yang dicari di Bandung itu taman bacaan. Bagi saya pribadi ada salah satu tempat yang cukup melekat, Taman Bacaan Hendra (TB Hendra). Waktu itu kalau mau baca masih ngantri banget, seiring waktu dan perkembangan zaman, dengan adanya smartphone , perlahan taman bacaan mulai melengang. Selain karna pergeseran zaman, minat baca pun banyak yang berpindah ke gadget , sebagian orang memilih membaca di ebook, tapi saya tetap lebi...

Mencintai Lingkungan Melalui Digitalisasi

Saya mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak mengotori lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan belajar mengelola serta memilah sampah atau bahan daur ulang. Sesederhana itu! Mencintai lingkungan dan mengajarkannya kepada anak berarti kita berperan serta menjaga alam untuk warisan bagi generasi penerus. Pembiasaan akan kesadaran lingkungan sejak kecil membuat anak saya lebih sadar terhadap lingkungan, sekarang ia sudah beranjak dewasa, hal tersebut begitu melekat di dalam dirinya.  Mencintai lingkungan tentu harus dilatih sejak dini dengan berbagai cara. Pernah kah terlintas untuk mengajarkan anak mencintai lingkungan melalui digitalisasi? Selain pastinya harus diajarkan secara langsung, ternyata kita juga bisa lho memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Anak-anak zaman sekarang sangat akrab dengan teknologi, jadi memanfaatkan minat mereka untuk tujuan edukasi adalah cara yang cerdas.