Skip to main content

Karakteristik Pengendara Mobil yang Patut Diwaspadai di Jalan Raya



Hal apa yang sudah dilakukan untuk melindungi mobil kesayangan? Ternyata memiliki asuransi all risk saja rupanya belum cukup bagi mobil kita. Teman saya pernah memberikan pernawaran seputar pembelian proteksi mobil atau asuransi all risk di sini, di Futuready, menurutnya hal ini akan memberikan saya banyak kelebihan, selain itu proses mendapatkannya pun mudah bisa melalui prosedur online yang praktis dan hemat waktu.

Namun, menurut saya bukan hanya kepemilikan asuransi mobil saja yang penting bagi kita, yang juga perlu diperhatikan adalah kemampuan beradaptasi dengan berbagai tipe pengendara mobil di jalan raya. Berikut ini merupakan beberapa karakteristik pengendara yang harus kita waspadai:

Pengendara yang Kecepatannya Tidak Teratur
Pengendara yang satu ini memacu mobilnya dengan kecepatan yang berbeda dibandingkan pengendara lain. Bisa lebih pelan atau bisa lebih cepat sehingga menyulitkan pengendara yang ada di sekitarnya. Meskipun tampak sepele, gaya mengemudi seperti ini ternyata sangat membahayakan bagi pengendara lain.

Sering Mengerem Mendadak
Tak dapat dipungkiri kalau kebiasaan mengerem mendadak juga turut membahayakan keselamatan lalu lintas. Kita harus menjaga jarak aman dari pengendara yang sering mengerem mendadak. Bila memungkinkan, tak ada salahnya mencoba menyalip dan mendahului pengendara tersebut. Agar posisi kita tidak berada di belakangnya.

Mengalami Mati Mesin Saat Berkendara
Kendala mati mesin biasanya dialami oleh pengendara pemula yang mengemudikan mobil manual. Hampir sama seperti pengendara yang sering mengerem mendadak, kondisi mesin mobil yang mati tiba-tiba juga tak kalah berbahaya. Hal ini juga kerap terjadi saat melewati tanjakan atau persimpangan yang padat dan macet.

Melakukan Manuver Secara Sembarangan
Jagalah jarak aman dengan pengendara yang kerap melakukan manuver di jalan raya. Mobil pengendara tersebut bisa mengambil jalur kiri dan kanan tanpa arah yang jelas. Pengendara yang sedang gugup juga bisa melakukan manuver tak tentu arah yang membahayakan pengendara lain.

Sibuk dengan Gadget Saat Mengendarai Mobil
Pengendara mobil yang satu ini juga mesti diwaspadai dengan cermat. Biasanya karena terlalu sibuk dengan gadget, pengendara ini sering lalai menjaga jarak aman atau terlambat mengendarai mobil di lampu merah. Sehingga kita yang mesti lebih telaten menjauhkan mobil dari pengendara yang satu ini. 

Pengalaman mengemudi kita setiap hari pasti membuat kita makin memahami kondisi jalan raya dengan baik. Risiko kecelakaan pun bisa dihindari sedini mungkin karena kita senantiasa fokus saat berkendara. Mari kenali karakteristik pengendara lain dan jangan lupa merawat serta menjaga kendaraan kita dengan baik agar pengalaman berkendara selalu aman dan lancar.

Comments

  1. Paling emosi kalau liat pengendara yang sibuk sama gadgetnya ketika berkendara, iiish pengen nakol

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahaya banget nyetir sambil pegang gadget. Aku juga suka gemes deh, teh. Huhuhu

      Delete
  2. Boleh nambah lagi nggak teh, kalo aku mah paling sebel liat pengendara yang selama dijalan hobi menggerutu alias kukulutus wae.. Negatif energinya sumpah hahaha!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh betul, Nes. Ada juga memang tipe kukulutus. Suka lelah jadinya kalau disupirin sama tipe pengendara yang kasih aura negatif. Huhuhuhu

      Delete
  3. dan pada malam pertama di jogja saya & nabil ketabrak motor :D yg nabraknya nongol & nyalip di belakang mobil & motor yang udah melanin lajunya, dgn kecepatan tinggi. Uhuhuhuhu. alhamdulillah lecet & luka doang. yg bikin kesel adalah orang-orang kayak gitu bikin celaka orang lain, mereka mikir itu gak sih pas lg bawa kendaraannya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ampun, tuh kan pengendara yang careless itu selain mencelakakan diri sendiri yang pasti bikin celaka orang. Duh, Nabil pasti kaget banget. Moga Ulu sama Nabil ga ketemu lagi sama tipe pengendara yang begitu main salip aja.

      Delete
  4. paling sebel kalauliat pengendara main gadget, duuuh membahayakan banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, ini bener banget, teh. Masih banyak pengendara yang lalai. Menganggap aman padahal membahayakan penumpang dan pengguna jalan yang lain.

      Delete
  5. Paliiiing bahaya ituuu main gadget di jalan saat berkendara

    ReplyDelete
  6. Kalo aku paling sebel papasan sama pengendara yang pasang sein ke kiri, tp malah tiba-tiba ke kanan. Kayak mau melipir gitu tapi masih galau. Kan jadi macet ya.. Hehehe

    Salam kenal!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, bahaya sebetulnya yah. Belok kanan sein kiri atau sebaliknya, ini bisa membahayakan pengguna jalan yang lainnya.

      salam kenal juga. :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Nostalgia dengan Taman Bacaan Tertua di Bandung (TB Hendra)

Disadari atau ngga, waktu cepet banget berlalu. Flashback ke puluhan taun lalu, saat saya masih SMA suka banget main ke radio-radio dan taman bacaan yang ada di Bandung. Waktu itu belum ada sosial media dan circle/ komunitas online, waktu luang dan main banyaknya ya ngebolang. Dari dulu hobby baca buku, novel, dan komik. Ngga ada gawai, jadi di angkutan umum pun ya baca buku, apalagi perjalanan sekolah saya sangat panjang (rumah di Bandung Timur - sekolah di Bandung utara) seringnya dimanfaatkan dengan baca buku. Ngomong-ngomong tentang baca buku, dulu tongkrongan yang dicari di Bandung itu taman bacaan. Bagi saya pribadi ada salah satu tempat yang cukup melekat, Taman Bacaan Hendra (TB Hendra). Waktu itu kalau mau baca masih ngantri banget, seiring waktu dan perkembangan zaman, dengan adanya smartphone , perlahan taman bacaan mulai melengang. Selain karna pergeseran zaman, minat baca pun banyak yang berpindah ke gadget , sebagian orang memilih membaca di ebook, tapi saya tetap lebi...

Mencintai Lingkungan Melalui Digitalisasi

Saya mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak mengotori lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan belajar mengelola serta memilah sampah atau bahan daur ulang. Sesederhana itu! Mencintai lingkungan dan mengajarkannya kepada anak berarti kita berperan serta menjaga alam untuk warisan bagi generasi penerus. Pembiasaan akan kesadaran lingkungan sejak kecil membuat anak saya lebih sadar terhadap lingkungan, sekarang ia sudah beranjak dewasa, hal tersebut begitu melekat di dalam dirinya.  Mencintai lingkungan tentu harus dilatih sejak dini dengan berbagai cara. Pernah kah terlintas untuk mengajarkan anak mencintai lingkungan melalui digitalisasi? Selain pastinya harus diajarkan secara langsung, ternyata kita juga bisa lho memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Anak-anak zaman sekarang sangat akrab dengan teknologi, jadi memanfaatkan minat mereka untuk tujuan edukasi adalah cara yang cerdas.