Skip to main content

Serunya Membuat Bioskop Pribadi di Rumah


Kalau ditanya tentang film, ini memang salah satu hal yang digemari kebanyakan orang. Setiap orang punya selera film yang berbeda, baik itu film ber-genre action, horor, drama, komedi, atau film perang. Salah satu cara seru untuk menikmati film itu dengan menontonnya di bioskop. Saya dan keluarga seringkali menunggu film anak tayang di bioskop, ini jadi salah satu aktivitas keluarga yang ditunggu untuk refreshing dan hiburan. Bioskop bisa jadi pilihan untuk berakhir pekan menikmati film-film pilihan, sensasi dengan menonton tv di rumah memang lain, karena di bioskop suasananya berbeda dan sound-nya juga kencang. 

Namun, belakangan ini saya mencoba cara baru untuk quality time bersama keluarga dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, saya memutar otak bagaimana bisa menghadirkan suasana asyik menonton film ala bisokop di rumah. Ternyata dari pada menghabiskan uang untuk menonton film di biskop, saya juga bisa membuat bioskop pribadi di rumah. Selain hemat, saya dan keluarga bisa menonton film favorit sepuasnya, kapan saja. Saya sering memanfaatkan saluran tv satelite, memang harus menunggu beberapa bulan sampai film terbaru tayang di saluran tv kita, tapi banyak film-film yang seru dan bagus yang bisa saya rekam dan saya simpan untuk disaksikan bersama keluarga.

Menonton film di rumah tentunya jadi semakin menyenangkan. Saya bisa mengajak banyak teman dan keluarga untuk menonton film bersama. Nah, ini tips membuat bioskop pribadi dirumah:

  • Tentukan Ruang Bioskop 
Pilih ruangan yang agak besar. Usahakan ruangan bisa menampung 5 sampai 10 orang agar keluarga dan teman-teman Anda bisa ikut untuk menonton film bersama. 
  • Pasang Alat Peredam Suara 
Agar tidak menganggu tetangga sekitar Anda bisa memasang alat peredam suara ditembok. Anda bisa memasang busa peredam atau karpet pada tembok-tembok ruangan. Memasang alat peredam sangat dibutuhkan agar suara film semakin terdengar jelas.
  •  Lengkapi dengan Furniture 
Tidak perlu mirip seperti bioskop, cukup dengan menyiapkan satu set kursi, bantal-bantal, karpet tebal agar keluarga atau teman anda bisa memilih ingin duduk atau sembari tiduran. Cara ini bisa menambah kehangatan suasana semakin dekat dan akrab. 
  • Atur Cahaya Ruangan 
Cahaya juga sangat penting untuk membuat kegiatan menonton menjadi maksimal. Pilih lampu khusus yang tidak menimbulkan silau dan tempelkan lampu tersebut di dinding. 
  • Siapkan Perangkat Elektronik
Terakhir dan yang terpenting adalah pemasangan perangkat elektronik berupa monitor besar, sound system dan bluray player yang bisa anda beli di MatahariMall.com. Ternyata MatahariMall jual Blu-Ray player online yang berkualitas yang pasti bisa membuat kegiatan menonton film bersama keluarga di rumah semakin seru dan menyenangkan. 

Itulah tips membuat bioskop pribadi di rumah. Selamat menikmati film favorit Anda bersama teman dan keluarga tercinta, ya. 

Comments

  1. Pingin jg ih, bikin d rmh, spy ga ketiduran klo nonton film action hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya seru banget kalo punya bioskop mini sendiri di rumah ya, teh. :)

      Delete
  2. Dulu waktu Marwah kecil saya suka bikin bioskop di rumah kayak gini, tapi sekarang mah suka males mempersiapkannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang udah mulai ada kesibukan, neng Marwah sekolah dan ibu kerja, pas di rumah quality timenya yang simpel dan sesekali lebih asyik jalan keluar bareng kelurga ya, teh. :*

      Delete
  3. Hihihi sempet kepikiran bikin ruang bioskop dirumah, tapi untuk sementara ini masih nonton di ruang TV aja dengan sound yang agak ngebass dan lampu dimatiin dulu aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pas banget, aku juga gitu sering banget dulu bikin bioskop-bioskopan. Nonton film pake speaker aktif dan matiin lampu. Udah dapet suasana bioskop yg homey. hehehe

      Delete
  4. Tentu jauh lebih nikmat daripada di bioskop beneran, karena tidak perlu repot keluar rumah, apalagi sambil nonton pake selimutan dan berbantal empuk :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, betul mas. Kelebihannya kita bisa pause atau ulang filmnya, bisa sambil tiduran juga, ato makan berat sekalian. Nontonnya bisa paker gaya bebas. hehehehe

      Delete
  5. Replies
    1. Iya, mba. Seru bisa bikin bioskop sendiri di rumah. :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Buah sebagai Camilan Sehat

sumber gambar Membiasakan pola hidup sehat salah satunya adalah dengan memerhatikan asupan makanan yang kita konsumsi. Hal yang sederhana dan enak untuk memulai hidup sehat bisa dengan camilan buah segar. Buah-buahan memberikan banyak manfaat pada kesehatan tubuh. Kita bisa membuat berbagai camilan sehat yang berbahan buah-buahan. Tahukah bahwa orang yang makan lebih banyak buah dan sayur memiliki penurunan risiko penyakit kronis? Buah-buahan dapat memberikan nutrisi penting bagi pemeliharaan tubuh. 

Sosialisasi Literasi Media Digital

Sebelum saya membahas lebih lanjut mengenai literasi media, mari kita simak apa definisinya secara umum, literasi media merupakan kemampuan untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan mengkomunikasikan isi pesan media (Livingstone, 2004). Saat kita perlu memahami lebih dalam mengenai literasi media khususnya yang berbasis digital. Terlebih generasi muda kita sudah sangat dekat dengan teknologi digital yang sudah berkembang pesat. Sebagai orang tua tentu kita tidak boleh ketinggalan atau kehilangan langkah kita dalam mengikuti perkembangan zaman. Anak harus tetap dalam pengawasan dan pendampingan kita dimana pun kita berada.