Skip to main content

Memilih Hijab Cantik untuk Lebaran yang Sesuai dengan Bentuk Wajah


Memilih hijab yang sesuai dengan bentuk wajah adalah hal yang tidak bisa diabaikan begitu saja oleh muslimah. Hijab yang sesuai tentu akan membuat tampilan menjadi lebih cantik dan anggun apalagi saat dikenakan pada hari spesial seperti lebaran. Memilih hijab yang tepat dan sesuai tentu harus diperhatikan dengan saksama karena hal ini akan berdampak pada penampilan. 

Saat Anda akan memilih hijab untuk lebaran agar penampilan maksimal jangan lupa perhatikan bentuk wajah Anda. Pemakaian dan model hijab akan memengaruhi bagaimana sesuai tidaknya hijab yang Anda kenakan. Untuk muslimah yang memiliki bentuk wajah bulat maka sebaiknya jangan lupa mengenakan daleman atau ciput terlebih dahulu sebelum berkerudung. Adanya penggunaan daleman atau ciput ini berguna untuk menutupi bagian bawah telinga dan menyamarkan bentuk wajah yang bulat sehingga tampilan hijab tidak tampak tembem. 

Selain itu bagi yang memiliki bentuk wajah oval maka kelebihannya Anda akan lebih mudah dalam memilih berbagai model hijab dan kerudung yang akan dikenakan. Untuk wajah oval ini akan terlihat cocok dengan berbagai model atau jenis kerudung, yang menjadi maslah disini hanya kepada penyesuaian warna kulit, kreasi hijab, serta warna yang dipadukan. Sesuaikan pilihan warna yang dikenakan sehingga dapat menghasilkan tampilan hijab yang menarik saat dikenakan lebaran nanti.

Selanjutnya, bagi Anda yang memiliki bentuk wajah persegi maka kerudung yang bisa digunakan dalam hijab untuk lebaran nanti sebaiknya memilih kerudung yang warnanya tidak terlalu mencolok. Untuk hal ini Anda dapat memilih warna-warna yang lembut seperti warna pastel. Untuk model kerudungnya sendiri, model kerudung segi empat akan cocok untuk dikenakan. 

Untuk pemilihan bahan, Anda bisa menggunakan kerudung dari bahan loose, bahan seperti ini banyak dipilih dan dengan model hijab serta warna yang sesuai akan membuat tampilan Anda menjadi lebih cantik, selain itu bahan tersebut juga nyaman saat digunakan. Untuk memadukan warna, Anda bisa menyesuaikan dengan warna baju, warna kulit, dan juga selera untuk menjadikan tampilan hijab yang dikenakan terlihat menawan. Untuk mendapatkan berbagai macam hijab, Anda tidak perlu khawatir karena ada banyak pilihan model hijab untuk lebaran yang bisa dipilih dengan mudah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda seperti yang tersedia di toko online hijup.com.

Comments

  1. Aku cintamati sama hijab segiempat. Padahal pengen bisa pakai pashmina yg dibelit-belit gitu. Wkwkw...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga sama dong mba. Udah kojo banget kerudung segi empat dilipet segitiga langsung dipasang dan dipenitiin gitu aja simpel. hehehehe Punya pashmina paling buat kondangan aja atau kalo lagi mood pake. :D hahaha

      Biar kerudung segi empat juga yang penting dipadu sama baju yang sesuai ga jadi masalah ya, mba. :)

      Delete
  2. Kok aku gak pernah bisa pake pashmina yg dililit lilit ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senasib dong kita mba Ade... Aku kalo aga formal pake kerudung segi empat, kalo buat harian pake yang praktis langsung blus. Hehehehe

      Suka terpana liat yang hijabnya bisa sampe dililit dan divariasi yang rumit-rumit. Aku mah angkat tangah. hehehehe

      Delete
  3. mukaku cuman cocoknya pakai jilbab segi empat -_- *alhamdulillah jadi gak terlalu ribet :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya jilbab segi empat pakainya simpel ya mba, aku juga lebih seringnya pake segiempat, udah kebiasaan dan nyaman aja. :)

      Delete
  4. Dari awal pake jilbab, blm pernah aku pake yg model segi empat. Gak tau kenapa gak pernah cocok di muka..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pemilihan jilbab itu beda model biasanya beda hasil juga. Nah, berarti mba Wian lebih nyaman pake kayak pashmina gitu yah. :*

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

OTW Sushi: Kedai/Resto Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau dan Bahan Berkualitas

Kuliner Jepang saat ini semakin digandrungi di Indonesia. Kepopulerannya sejalan dengan bertumbuhnya minat terhadap musik (J-pop/ J-rock), anime, dorama, manga, budaya, dan bahasanya. Semua hal yang berbau Jepang di Tanah Air meningkat cukup signifikan. Bahkan restoran dan cafe saat ini banyak mengusung tema Jepang, menawarkan banyak pilihan makanan dan menghadirkan nuansa Negeri Sakura. Kalau mau buka bisnis, marketnya juga ternyata cukup luas di berbagai kalangan.  Kembali lagi bahas seputar kuliner Jepang, saya mau kasih rekomendasi salah satu kedai/ resto Jepang favorit saya sejak 2015-an, namanya OTW Sushi. 

Nostalgia dengan Taman Bacaan Tertua di Bandung (TB Hendra)

Disadari atau ngga, waktu cepet banget berlalu. Flashback ke puluhan taun lalu, saat saya masih SMA suka banget main ke radio-radio dan taman bacaan yang ada di Bandung. Waktu itu belum ada sosial media dan circle/ komunitas online, waktu luang dan main banyaknya ya ngebolang. Dari dulu hobby baca buku, novel, dan komik. Ngga ada gawai, jadi di angkutan umum pun ya baca buku, apalagi perjalanan sekolah saya sangat panjang (rumah di Bandung Timur - sekolah di Bandung utara) seringnya dimanfaatkan dengan baca buku. Ngomong-ngomong tentang baca buku, dulu tongkrongan yang dicari di Bandung itu taman bacaan. Bagi saya pribadi ada salah satu tempat yang cukup melekat, Taman Bacaan Hendra (TB Hendra). Waktu itu kalau mau baca masih ngantri banget, seiring waktu dan perkembangan zaman, dengan adanya smartphone , perlahan taman bacaan mulai melengang. Selain karna pergeseran zaman, minat baca pun banyak yang berpindah ke gadget , sebagian orang memilih membaca di ebook, tapi saya tetap lebi...

Mencintai Lingkungan Melalui Digitalisasi

Saya mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan dari hal yang paling sederhana, yaitu tidak mengotori lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan belajar mengelola serta memilah sampah atau bahan daur ulang. Sesederhana itu! Mencintai lingkungan dan mengajarkannya kepada anak berarti kita berperan serta menjaga alam untuk warisan bagi generasi penerus. Pembiasaan akan kesadaran lingkungan sejak kecil membuat anak saya lebih sadar terhadap lingkungan, sekarang ia sudah beranjak dewasa, hal tersebut begitu melekat di dalam dirinya.  Mencintai lingkungan tentu harus dilatih sejak dini dengan berbagai cara. Pernah kah terlintas untuk mengajarkan anak mencintai lingkungan melalui digitalisasi? Selain pastinya harus diajarkan secara langsung, ternyata kita juga bisa lho memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Anak-anak zaman sekarang sangat akrab dengan teknologi, jadi memanfaatkan minat mereka untuk tujuan edukasi adalah cara yang cerdas.