16 August 2016

Tips Memilih Bahan Sofa dan Cara Merawatnya

Sofa

Sofa biasanya jadi furniture utama di ruang tamu atau ruang keluarga. Begitu juga di rumah saya, saya memilih sofa yang sesuai dengan ruangan, bukan hanya dilihat dari warna atau desainnya, tapi menurut saya pemilihan bahan sofa juga jadi salah satu faktor yang sangat penting. 

Ada beberapa jenis bahan sofa yang saya ketauhi:
  • Bahan Kulit
Bahan kulit banyak dipilih karena memang terkesan mewah dan elegan. Selain itu  daya tahannya juga lebih lama. Kulit ada yang asli dan sintetis, jika ingin memiliki sofa kulit, tinggal disesuaikan dengan keuangan saja. Jika memang memungkinkan lebih bagus memilih sofa dengan kulit asli. Kulit asli jelas akan lebih awet daripada sintesis. Sofa bahan kulit ini lebih mudah cara membersihkannya bila terkena noda atau kotor. Saya memilih sofa berbahan kulit untuk ruang tamu mungil saya dengan desain yang sederhana dan warna disesuaikan dengan cat ruang tamu.
  • Bahan Katun
Bahan katun sering digunakan karena memang harganya lebih terjangkau. Katun ini mudah sekali menyerap cairan, jadi harus dihindari seperti kontak dengan cairan apalagi minuman berwarna pekat, karena jika tumpah mengenai sofa harus dicuci dengan benar untuk menghilangkan nodanya.
  • Bahan Polyester
Bahan polyester ini kebalikannya dari bahan katun, polyester tidak mudah menyerap air. Bahan ini sebetulnya lebih mudah dibersihkan jika terkena kotoran atau noda karena bisa menggunakan teknik dry cleaning.
  • Bahan Linen
Bahan linen ini terbilang lebih kuat ketahanannya daripada bahan katun. Terbuat dari serat alami dan lapisannya biasanya polos dan tidak memiliki banyak desain motif. Karena terbuat dari bahan alami maka hindari pembersihan menggunakan kimiawi, ini akan membuat permukaannya mengelupas. Dibersihkannya hanya perlu dengan air atau lap, biarkan mengering sendiri, jangan dijemur di bawah terik matahari atau menggunakan pengering.
  • Bahan Nilon
Bahan nilon ini tahan air dan lebih awet karena tidak mudah robek. Lapisan nilon ini terbuat dari bahan sintetis. Apabila terkena noda, boleh dibersihkan dengan menggunakan sikat atau dicuci. 
  • Bahan Chenille
Bahan Chenille memiliki tekstur permukaan yang halus. kebanyakan digunakan untuk sofa dengan desain atau model klasik. Tampilan sofa dengan bahan ini memang cantik, namun akan lebih sulit membersihkannya jika terkena noda.

Saya memilih sofa berbahan kulit, selain mudah dibersihkan, sofa pun akan lebih awet dan tahan lama. Bahan kulit saya pilih karena tidak terlalu repot untuk perawatannya, jika berdebu hanya menggunakan kanebo basah dan biarkan kering dengan sendirinya. Untuk pemilihan model dan motif bahan yang disebutkan diatas pun sebetulnya lebih beragam. Kita juga tidak usah khawatir jika sofa berbahan katun atau chemille terkena noda, sekarang sudah banyak Jasa layanan cuci sofa Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan di kota-kota besar lainnya. Jadi, sofa apapun yang dipilih sebenarnya bukan jadi masalah selama pemilihan tersebut sesuai dengan keinginan kita. 

8 comments:

  1. wow warna sofanya sukaaa..
    hmm,ada jasanya niy, makin enak aja membantu meringankan tugas emak2 ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teh ada jasanya, mau sofa kayak gimana juga udah ga usah pusing lagi. heheheeh Alhamdulillah tugas emak makin ringan. hehehehe

      Delete
  2. Replies
    1. Terima kasih juga sudah berkunjung, mba Tira. :)

      Delete
  3. wah sangat membantu ini ulasannya, thaks ya untuk sahrenya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah kalau ulasannya bermanfaat. Terima kasih kembali.

      :)

      Delete
  4. Sangat membantu sekali mba, sofaku bahan chenile, susah banget ngebersihinnya, harusnya warna putih tulang sekarang jadi belang belang cokelat :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya untung sekarang ada jasa cuci sofa, kalo bersihin sendiri untuk bahan tertentu agak susah karna ga ada pembersih khusus.

      Alhamdulillah kalo infonya berguna ya mba Wuri.

      Delete