14 August 2012

Perkembangan Teknologi Komunikasi Telepon Seluler

Saya mengenal ponsel ketika masih duduk di bangku SMP sekitar tahun 97 dan baru memilikinya pada saat SMA. Pada waktu itu ponsel termasuk barang tertier yang mana tidak semua orang bisa dengan mudah memilikinya. Teknologi komunikasi telepon seluler ini memang terbilang pesat.

Telepon seluler (ponsel) dirancang untuk memberikan kebebasan maksimum penggunanya pada saat bergerak menggunakan telepon. Saat ini ponsel lebih dikenal dengan istilah hp (hand-phone) atau telepon genggam, namiun istilah ini dipakai di Indonesia, sedangkan di luar negeri dikenal dengan sebutan cell-phone atau mobile-phone

Telepon seluler menggunakan sinyal radio untuk berkomunikasi dengan menggunakan perangkat set dan antena. Terbagi ke dalam dua penempatan; ke sel yang berbentuk seperti sarang madu dan antena ditempatkan dalam sel masing-masing kemudian dihubungkan dengan saluran untuk satu pertukaran gelombang sinyal. Pertukaran ini menghubungkan ke sesama telepon seluler atau transfer panggilan untuk dengan telepon noncellular. Pertukaran seluler khusus, melalui kontrol komputer, memilih antena yang paling dekat dengan telepon saat jasa diminta. Sebagai telepon penjelajah, pertukaran secara otomatis menentukan waktu  berdasarkan kekuatan sinyal radio yang diterima secara bersamaan di lokasi yang jangkauannya sekarang semakin luas. Perubahan ini terjadi tanpa mengganggu percakapan. Sangat mudah bagi orang  untuk mengakses komunikasi yang dilakukan melalui telepon selular. Saat ini, telepon seluler digital mulai populer dan penggunaan sinyal radio dibuat lebih sulit untuk intercept dan decode.

Pengenalan radio ke dalam pesawat telepon merupakan pengembangan terakhir yang paling penting dalam teknologi telepon. Selain layanan telepon biasa, telepon selular modern juga menyediakan koneksi internet nirkabel, memungkinkan pengguna untuk mengirim dan menerima surat elektronik dan mencari internet denga akses data yang cepat dan mudah.

Telepon multifungsi yang menggunakan mikroprosesor dan sirkuit terpadu telah mengatasi hambatan-hambatan untuk membuat panggilan perbendaharaan fitur standar di ponsel yang banyak terjual saat ini. Videophone adalah alat yang menggunakan kamera video miniatur untuk mengirim gambar serta komunikasi suara. Videophones dapat dihubungkan ke saluran telepon biasa atau pesan mereka dapat dikirim melalui teknologi nirkabel. Karena transmisi gambar membutuhkan bandwidth yang lebih besar (ukuran jumlah data sistem dapat mengirimkan per periode waktu) dari transmisi suara, tingginya biaya fasilitas transmisi telah membatasi penggunaan layanan videophone. Masalah ini sedang diatasi oleh teknologi yang memampatkan informasi video. Peralatan transmisi dan video-terminal semakin terjangkau, layanan video sekarang digunakan untuk perihal bisnis "teleconference" antara kelompok-kelompok di kota-kota yang jauh menggunakan kapasitas tinggi jalur transmisi dengan bandwidth yang lebar. Videophones cocok untuk percakapan antara individu melalui jaringan normal yang tersedia secara komersial.

Perusahaan telekomunikasi berkembang pesat, seperti Digital Subscriber Line (DSL) atau Jaringan Digital Pelayanan Terpadu (ISDN), untuk memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi lebih cepat melalui telepon. Perusahaan telekomunikasi juga menginvestasikan dana besar dalam kabel serat optik untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat. Pemanfaatan bandwidth terus ditingkatkan, sebuah alat yang berfungsi sebagai telepon, komputer, dan televisi menjadi lebih komersial. Alat tersebut sekarang tersedia luas di awal abad ke-21.

2 comments:

  1. kita juga punya nih artikel mengenai telepon selular, berikut linknya semoga bermanfaat ya :D
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2725/1/16.pdf

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo mas Yudha,

      Semoga bisa saling membagi ilmu yang bermanfaat. Makasih sudah berkunjung.

      Salam hangat,
      Zia

      Delete